Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu meminta seluruh masyarakat setempat untuk waspada terhadap varian baru COVID-19. yaitu BA.4 dan BA.5 yang telah terdeteksi di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Rabu, meminta masyarakat untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19, yaitu menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan.

Selain itu, melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin, khususnya untuk dosis kedua dan ketiga, guna meminimalisasi penyebaran COVID-19 varian baru.

"Selain menjaga protokol kesehatan masyarakat diminta untuk divaksin khususnya dosis kedua dan ketiga," kata Herwan.

Ia menjelaskan varian baru COVID-19, yaitu BA.4 dan BA.5 turunan dari COVID-19 varian Omicron.

Saat ini sudah ditemukan delapan kasus COVID-19 varian tersebut di Indonesia dan varian baru tersebut diduga menyebar lebih cepat dari varian sebelumnya.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu berupaya agar varian baru tersebut tidak masuk daerah itu.

Ia mengatakan vaksinasi memiliki masa imunitas tubuh maksimal selama enam bulan dan untuk memperkuat sistem imun diperlukan vaksinasi ketiga.

"Untuk masyarakat diminta untuk segera melakukan vaksin ketiga bila belum menerima dosis tersebut," ujarnya.
 
Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan vaksinasi dosis ketiga pada akhir Juni mencapai 30 persen.

Pihaknya terus melakukan peningkatan capaian vaksinasi dosis kedua.

Vaksinasi di Provinsi Bengkulu untuk dosis pertama mencapai 93,18 persen, dosis kedua mencapai 74,12 persen, dan vaksin ketiga baru 14,36 persen.

Pewarta: Anggi Mayasari

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2022