Setelah resmi diluncurkan oleh Samsung Electronics Indonesia di pasar Tanah Air, Selasa, arloji pintar (smartwatch) generasi terbaru, Samsung Galaxy Watch 6 diklaim dapat membantu penggunanya membentuk kebiasaan tidur yang lebih baik.

Di tengah aktivitas sehari-hari yang padat, terkadang seseorang kerap lupa memperhatikan kesehatannya. Untuk itu, sebuah gawai seperti Galaxy Watch 6 tentu dapat membantu pengguna, salah satunya memonitor waktu dan kualitas tidur dengan fitur Sleep Monitoring dan Sleep Coaching.

“Berbagai fitur dirancang untuk pengguna bisa mencapai wellness (kesehatan) terbaiknya, mulai dari meningkatkan kualitas tidur dengan mudah,” ujar MX Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina.

Fitur Sleep Monitoring memungkinkan pengguna melacak pola tidur dan mempelajari hasil Sleep Insights atau informasi-informasi tubuh saat tidur yang mendetail dan akurat, secara langsung dari perangkat jam tersebut.

Baca juga: Samsung Galaxy Gaming Academy telurkan talenta baru esports Indonesia

Sementara fitur Sleep Coaching dapat dipersonalisasi untuk membentuk kebiasaan tidur yang lebih baik, seolah memiliki coach atau pelatih pribadi dalam sebuah arloji.

Annisa mengatakan, memahami pola tidur merupakan langkah pertama yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur. Dengan itu, pengguna dapat menganalisa kekurangan-kekurangan yang ada, hingga mengetahui area mana yang saja yang harus dibenahi.

“Dipakai satu kali saja sudah kelihatan berapa nilai untuk kualitas tidur kita, mendengkur apa tidak, tingkat oksigen pada darahnya baik atau tidak, hingga jumlah kalori yang terbakar saat tidur, semua informasi itu akan langsung muncul pada jam,” jelas Annisa.

Di pagi hari, Galaxy Watch 6 akan memberikan skor tidur berdasarkan analisis pola tidur pengguna. Perangkat ini menggunakan teknologi hypnogram untuk mengidentifikasi berbagai tahap siklus tidur. Semua informasi tersebut dapat dilihat langsung di pergelangan tangan.

Samsung Galaxy Watch 6 dipamerkan di Jakarta, Selasa (15/8). (ANTARA/Pamela Sakina)


Galaxy Watch 6 dilengkapi sensor PPG (Photoplethysmography) yang dapat mengenali berbagai tahap tidur dengan mengukur detak jantung dan variabilitas detak jantung yang berubah sesuai dengan gelombang otak.

Selain memantau kualitas tidur, Galaxy Watch 6 juga menyediakan pemantauan kesehatan yang lengkap melalui sensor bioaktif yang dapat memantau ECG, tekanan darah, komposisi tubuh, dan detak jantung.

Baca juga: Samsung Galaxy Tab S9+ tawarkan fitur dukung produktivitas kaum muda

Pengguna akan mendapatkan peringatan jika detak jantung rendah atau tinggi saat beristirahat. Galaxy Watch 6 memperkenalkan notifikasi irama jantung yang tidak teratur atau untuk mendeteksi potensi fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung yang seringkali tidak menimbulkan gejala dan tidak terdeteksi.

Harga dan varian
Samsung Galaxy Watch 6 tersedia dalam dua varian, yakni varian standar dan varian Classic. Versi standar dibanderol mulai dari Rp3,99 juta, tersedia dalam pilihan ukuran 44m dengan warna Graphite dan Silver, serta ukuran 40mm dengan warna Graphite dan Gold.

Sementara Galaxy Watch 6 Classic yang memiliki rotating bezel futuristik dibanderol mulai harga Rp5,49 juta. Varian ini tersedia dalam pilihan ukuran 43mm dan 47mm dengan warna Black dan Silver.

Kedua versi ini sudah dapat dipesan di gerai daring maupun luring terdekat, dan akan tersedia secara fisik mulai 18 Agustus 2023.

Pewarta: Pamela Sakina

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023