Empat mahasiswa Program Studi (Prodi) Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Tim MADH Creative menciptakan gim (game) bernama “Lodaya Conquest” sebagai upaya melestarikan budaya Indonesia di era globalisasi.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, di Kampus UI Depok, Kamis, mengatakan bahwa transformasi digital yang terjadi saat ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa menjadi wadah bagi mereka untuk berkarya secara positif.

Gim ini merupakan sebuah inovasi yang mentransformasi media konvensional, seperti buku cerita, animasi, dan seni tari menjadi interaksi pengalaman baru dalam balutan permainan digital yang menarik.

Baca juga: Serial "Squid Game" musim 2 tayang 26 Desember 2024

Baca juga: PUBG Mobile kembali berkolaborasi dengan Lamborghini

Permainan tersebut berpusat pada kajian cerita rakyat Reog Ponorogo, sebagai upaya berkelanjutan untuk mempromosikan, melestarikan, dan mengajarkan pemain tentang budaya Nusantara.

Melalui konsep visual 2D pixel dan ilustrasi, pemain diajak untuk menjelajahi Lodaya Universe dan berpetualang sebagai Klono Sewandono untuk mendalami cerita yang kaya dan menyelesaikan tantangan di setiap langkah perjalanannya.

Melalui Prodi Produksi Media, Vokasi UI terus berupaya menciptakan lulusan yang berdaya saing di bidang industri kreatif, seperti gim, komik, film, e-sports, musik, media fashion, human computer interaction, dan lainnya.

Baca juga: Karateka Indonesia raih enam emas perdana di AUG 2024

Baca juga: Headset Arctis Nova 5 dirilis, tawarkan 100 preset audio spesifik game

“Vokasi UI selalu mendukung mahasiswanya menjadi agent of change terdepan untuk menciptakan inovasi karya yang menarik dan berdampak positif kepada masyarakat luas. Produk gim yang dibuat mahasiswa Produksi Media diharapkan dapat terus berkembang dan dilirik oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Pengembangan kurikulum bersama industri terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat sesuai dengan pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa,” ujar Padang.

Berkat inovasi tersebut, Tim MADH Creative yang terdiri atas Fikri Hasan, Dani Bintang Aprilyanto, Bella Maedevia, dan Rifqi Raditya Dewangga ini, berhasil meraih Juara 3 pada kompetisi Olimpide Vokasi Indonesia (OLIVIA) IX 2024 untuk kategori Digital and Creative Technology (GiveTech).

OLIVIA merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) yang tahun ini penyelenggaraannya diadakan di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Baca juga: PUBG Mobile hadirkan versi gim terbaru dengan nuansa Arabian Night

Baca juga: Gim Nightingale resmi meluncur, beri pengalaman game PVE yang berbeda

Kali ini, OLIVIA mengangkat tema “Inspiring the future through empowering innovative human resources and digital-based entrepreneurship’’, yang menjadi wadah kreativitas sekaligus kompetisi bagi seluruh mahasiswa vokasi di Indonesia.

Untuk itu, Tim MADH Creative membawakan gim buatan mereka berjudul “Lodaya Conquest: Transformasi Cerita Reog Ponorogo Melalui Media Gim 2D sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal”.

Fikri mengatakan bahwa proses kompetisi yang diikutinya bersama tim terdiri atas pembuatan proposal gim, screen record terkait gameplay, serta source code pemrograman di balik permainan.

Kemudian, seluruh file yang dikumpulkan memasuki tahap penilaian oleh juri. Setelah lolos tahap tersebut, MADH Creative berhasil menjadi satu dari tujuh tim finalis pada kategori Digital & Creative Technology. Dengan berbalut busana perpaduan antara reog ponorogo dan almamater UI, Fikri dan tim berhasil mempresentasikan gim Lodaya Conquest dengan hasil yang memuaskan.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2024