Mukomuko (Antara) - Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu akan memasang batu gajah (besar) sepanjang pinggir Pantai Air Punggur yang kritis akibat tergerus abrasi di Kabupaten Mukomuko.
"BWS yang menanganinya. Batu gajah tersebut dipasang sejauh 100 meter sepanjang pinggir pantai yang tergerus abrasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko Apriansyah, di Mukomuko, Sabtu.
Apriansyah mengatakan hal itu menjawab solusi dari pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat dalam mengantisipasi putusnya Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) akibat tergerus abrasi pantai di daerah itu.
Ia mengatakan, saat ini sudah banyak batu gajah yang menumpuk untuk dipasang di sepanjang pinggir Pantai Air Punggur di daerah itu.
Menurutnya, berdasarkan usulan awal panjang pinggir pantai yang membutuhkan penanganan sejauh 200 meter. Kini kebutuhannya sejauh 100 meter.
Namun, menurutnya, penanganan yang dilakukan oleh BWS tersebut bersifat sementara untuk mengantisipasi putusnya Jalinsum yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Barat.
"Penanganannya sementara, tetapi pemasangan batu gajah sesuai dengan petunjuk teknis dapat menahan abrasi dalam jangka waktu panjang," ujarnya lagi.
Pemasangan batu yang dimaksudnya dengan cara memasang terpal terlebih dahulu yang berfungsi untuk menahan ombak laut, kemudian dimasukkan batu gajah.
Ia memastikan, batu gajah tersebut dapat menahan laju abrasi yang mengikis sepanjang pinggir pantai dekat Jalinsum di daerah itu.***3***
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016
"BWS yang menanganinya. Batu gajah tersebut dipasang sejauh 100 meter sepanjang pinggir pantai yang tergerus abrasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko Apriansyah, di Mukomuko, Sabtu.
Apriansyah mengatakan hal itu menjawab solusi dari pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat dalam mengantisipasi putusnya Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) akibat tergerus abrasi pantai di daerah itu.
Ia mengatakan, saat ini sudah banyak batu gajah yang menumpuk untuk dipasang di sepanjang pinggir Pantai Air Punggur di daerah itu.
Menurutnya, berdasarkan usulan awal panjang pinggir pantai yang membutuhkan penanganan sejauh 200 meter. Kini kebutuhannya sejauh 100 meter.
Namun, menurutnya, penanganan yang dilakukan oleh BWS tersebut bersifat sementara untuk mengantisipasi putusnya Jalinsum yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Barat.
"Penanganannya sementara, tetapi pemasangan batu gajah sesuai dengan petunjuk teknis dapat menahan abrasi dalam jangka waktu panjang," ujarnya lagi.
Pemasangan batu yang dimaksudnya dengan cara memasang terpal terlebih dahulu yang berfungsi untuk menahan ombak laut, kemudian dimasukkan batu gajah.
Ia memastikan, batu gajah tersebut dapat menahan laju abrasi yang mengikis sepanjang pinggir pantai dekat Jalinsum di daerah itu.***3***
Editor : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016