London (Antara) - Masyarakat Rusia mengagumi benda seni asal Indonesia, termasuk lukisan karya pelukis Indonesia era 1950-1960, yang berhasil direstorasi dalam  pameran "Novaya Zijn Zivopis Indanyezii" (A New Life of Indonesian Painting) di museum Seni Oriental di Moskow.

Lukisan tersebut merupakan bagian dari 33 lukisan yang dihadiahkan pengamat Indonesia, Prof.Vilen Sikorskiy dan Natalia Chevtaikina kepada museum Oriental Art pada tahun 2008 dan 2014, demikian keterangan dari KBRI Moskow yang diterima Antara London, Sabtu.

Karya seni yang digemari itu diantaranya hasil karya pelukis Joko Pekik, Basuki Resobowo, A. Rustamaji, Rustamadji, Ichi Tarmizi, Lili Cecep, Kunsoyono, dan Nazir Bondan.

Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus, Wahid Supriyadi menyatakan gembira sekaligus terharu menyaksikan banyaknya warga Rusia yang mengapresiasi tinggi lukisan dan berbagai benda seni asal Indonesia di sini.

Hal ini tentunya turut memberikan kontribusi bagi hubungan bilateral RI-Rusia yang semakin bervariasi,¿ ujarnya.

Sementara itu Prof. Sikorskiy mengatakan sebagian lukisan awalnya dimiliki Dubes RI untuk Sri Lanka, Harmain Rusdi yang tahun 1962 mengadakan pameran di Kolombo.

Setelah peristiwa 1965, Dubes Rusdi menetap di Uni Soviet dan menghadiahkan lukisannya kepada teman-teman Rusia. Sebagian lagi diberi dibeberapa mahasiswa ikatan dinas (mahid) yang setelah peristiwa tersebut menyebar entah kemana.

Kondisi lukisan cat minyak yang sudah berusia lebih setengah abad tersebut banyak yang rusak dan cat mengelupas.

Namun berkat kerja keras selama lima tahun restorator museum I. Solovyev dan I. F. Kuznetsov, lukisan tersebut berhasil dihidupkan kembali sehingga dapat dipamerkan kepada publik.

Lukisan-lukisan tersebut umumnya menggambarkan sosok manusia pedesaan dalam berbagai aktivitas.

Selain lukisan, museum Seni Oriental juga mengoleksi berbagai benda seni asal Indonesia, di antaranya keris dari Jawa, Bali dan Sumatera abad 17 hingga 19.

Lalu, koleksi kain batik tulis peninggalan abad 19 dan 20, koleksi tokoh wayang kulit Jawa seperti Antaboga, Semar, dan tokoh lain dalam epic Ramayana dan Mahabharata.

Di sudut lain museum ada pula koleksi topeng wayang orang Jawa, ukiran patung singa abad 19 asal Bali,  patung dewa Hindu, gendang topeng Rangda, dan berbagai benda seni asal Indonesia lainnya yang dipamerkan museum sepanjang tahun.

Sebelumnya salah satu museum terkenal di Moskow yaitu Museum Darwin, juga menunjukkan berbagai koleksi benda seni asal Indonesia. ***4***

Pewarta:

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016