Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan pemerintah provinsi terus memperkuat kedaulatan pangan melalui dua langkah strategis, yakni menggelar pasar murah secara serentak dan mencetak sawah baru di berbagai wilayah.

“Stok yang tersedia cukup banyak, jadi masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan. Selain di kantor kecamatan se-Provinsi, kegiatan ini juga digelar di setiap Polsek di daerah,” kata Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.

Helmi mengatakan masyarakat bisa membeli berbagai kebutuhan pokok di pasar murah dengan harga lebih rendah dibandingkan pasaran. Sejumlah program pasar murah menjadi bagian dari Bantu Rakyat agar warga memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Upaya menjaga stabilitas harga, kata dia, juga dilakukan dengan kerja sama antardaerah untuk memastikan pasokan tetap aman. Saat ini inflasi Bengkulu berada di angka 1,01 persen (yoy) dan ditargetkan tetap stabil hingga akhir 2025, sejalan dengan rentang target nasional 2,5 plus minus 1 persen.

“Gerakan pangan murah hanyalah salah satu langkah. Pemerintah provinsi juga melakukan pencetakan sawah baru, memberikan stimulasi kepada petani, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas usaha mikro, kecil, dan menengah. Semua ini demi memastikan kedaulatan pangan Bengkulu,” katanya.

Selain menjaga ketahanan pangan, Pemprov Bengkulu juga mendorong UMKM agar mampu menyerap komoditas lokal untuk diolah menjadi produk turunan bernilai tambah. Dengan begitu, masyarakat tak hanya mendapatkan harga pangan yang terjangkau, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi daerah.

Salah seorang warga Kota Bengkulu, Juwita, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar Pemprov Bengkulu, Sabtu (30/8).

“Alhamdulillah, bisa dapat beras murah. Biasanya saya membeli di pasar dengan harga lebih mahal. Semoga acara ini terus diselenggarakan agar kebutuhan masyarakat terbantu,” kata dia.

Pewarta: Boyke Ledy Watra

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025