Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas kembali melayani pemeriksaan kesehatan atau medical checkup gratis bagi semua warga di daerah ini.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Mukomuko Jajad Sudrajat di Mukomuko, Minggu, mengatakan, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis tidak berjalan beberapa minggu karena ada kendala maintenance atau perbaikan peralatan.
"Kalau kini tidak ada lagi kendala, kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis berjalan seperti biasa," katanya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan, sebanyak 3.230 warga setempat yang memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan sebanyak 4.832 warga mendaftarkan diri untuk fasilitas itu sejak diluncurkannya pada 10 Februari 2025.
Berdasarkan data terakhir pada tanggal 24 September 2025, sebanyak 14.957 orang warga setempat yang mendaftar diri pada program ini di 17 puskesmas, hanya sebanyak 11.170 warga yang hadir.
Dari data terakhir tersebut, ada penambahan sekitar 1.300 warga yang mendaftar tetapi data tersebut belum di update.
Dia mengatakan, saat ini kegiatan CKG di Mukomuko berjalan seperti biasa di seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan daerah melaksanakan kegiatan ini.
Diakuinya, bahwa jumlah warga Mukomuko yang mendaftar program ini masih sedikit dibandingkan dengan total target yang diberikan oleh Kemenkes, yakni seluruh warga sebanyak 201.673 jiwa.
"Harapan kita di masa 3 bulan capaian bisa meningkat melalui sosialisasi ke seluruh puskermas, sosialisasi ke kecamatan melibatkan lintas sektor juga," ujarnya.
Kemudian, dia juga berharap, para camat dan kades menggerakkan warganya untuk mendaftarkan diri pada program CKG ini.
Untuk meningkatkan jumlah capaian, kata dia, pihaknya saat ini tidak terpaku lagi pada tanggal kelahiran lagi, kalau pengecekan sesuai tanggal lahir itu menjadi hadiah dari pemerintah, warga datang saat ulang tahunnya.
Sekarang ini, kata dia pula, sifatnya acak, jadi seluruh warga yang datang untuk melakukan CKG di puskesmas dilayani, atau tidak boleh menolak CKG karena ini program Presiden RI harus didukung.
Terkait pengecekan kesehatan, kata dia, seluruh pemeriksaan siklus kehidupan mulai dari bayi, remaja, dan lanjut usia.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan fisik mulai dari kepala sampai kaki, kemudian pemeriksaan lanjutan kalau diperlukan diberikan misalnya ada gangguan setelah dicek gula tinggi, maka bisa diperiksa lanjutan.
Editor : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025