Wakil Gubernur Bengkulu, Mian memastikan pembangunan seluruh infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Kabupaten Rejang Lebong ditargetkan tuntas pada tahun 2027.

"Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Provinsi Bengkulu di Rejang Lebong Insya Allah bisa tuntas pada tahun 2027," kata dia usai memimpin rakor bersama Pemkab Rejang Lebong di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong, Senin.

Dijelaskan Mian, percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah itu didukung oleh pinjaman daerah yang berhasil diperoleh Pemprov Bengkulu dari Bank Jabar senilai Rp750 miliar.

Melalui alokasi dana tersebut, kata dia, Pemprov Bengkulu telah menyusun lini masa pembangunan sejumlah ruas jalan provinsi di Rejang Lebong yang akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun anggaran 2026 hingga 2028.

Menurut dia, pada tahun 2026 ini pembangunan akan difokuskan pada ruas Jalan Curup-Air Dingin sepanjang 21,250 kilometer dan Jalan Beringin Tiga-Bengkulu sepanjang 22 kilometer. Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk rehabilitasi jaringan irigasi Musi Kejalo.

Selanjutnya pada tahun 2027, program pengerjaan menyasar pada ruas Jalan Bukit Kaba sepanjang 6,9 kilometer serta ruas Kepala Curup-Simpang Tiga Karang Baru sepanjang 19,7 kilometer.

Sedangkan pada tahun 2028, pembangunan akan difokuskan pada ruas Jalan Padang Ulak Tanding (PUT)-Kota Padang Derati-Tanjung Enim yang menjadi batas wilayah dengan Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 19,7 kilometer.

Dalam rapat koordinasi ini Pemprov Bengkulu juga merespons positif sejumlah usulan program prioritas yang diajukan oleh Pemkab Rejang Lebong, salah satunya adalah usulan dari Kepala Bappeda Rejang Lebong Afreda Rotua Purba terkait pembangunan akses jalan menuju SMA Garuda.

"Sekolah Garuda ini merupakan program prioritas Bapak Presiden. Jadi, kami dari pemerintah provinsi tentu siap mendukung penuh aksesibilitasnya," tegasnya Wagub Mian.

Sementara itu usulan Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja terkait rehabilitasi jalan di kawasan Jembatan Air Duku yang kerap dilanda banjir, serta penanganan Jembatan Air Merah, Wagub Mian minta agar diajukan dalam bentuk proposal resmi ke Pemprov Bengkulu.

"Kalau untuk Jembatan Air Merah akan segera kita bangun, di mana pelaksanaannya nanti akan bekerja sama dengan jajaran TNI," demikian Mian.

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026