Bengkulu (Antaranews Bengkulu) - Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu mulai tahapan pencetakan surat suara setelah ditetapkannya desain, model dan gambar sesuai dengan persetujuan masing-masing kandidat.

"Kami sudah rapat koordinasi beberapa kali pihak kandidat, dan mereka telah menyerahkan gambar, telah sama-sama setuju dan klir," kata Komisioner KPU Kota Bengkulu Alim di Bengkulu, Selasa.

KPU bersama rekanan percetakan juga sudah mencetak contoh dari surat suara untuk diperlihatkan dan mendapat persetujuan dari empat kandidat sebelum pencetakan yang sesungguhnya.

"Setelah diperlihatkan semuanya sudah setuju, tanggal 10 Mei mulai mencetak sebanyak jumlah daftar pemilih tetap, serta dengan tambahan 2,5 persen," kata dia.

KPU berharap tidak ada lagi yang dipersoalkan oleh kandidat kedepannya, sebab daei contoh surat suara yang akan dicetak ini sudah mendapat persetujuan dan ditandatangani oleh tim penghubung dengan mandat resmi dari masing-masing kandidat.

"Jadi jangan lagi nanti yang mempersoalkan foto, desain atau bentuk lainnya, mari sama-sama kita taati kesepakatan yang kita buat bersama," ujarnya.

Untuk jumlah daftar pemilih tetap Pilkada Kota Bengkulu 2018, menurut Alim yakni sebanyak 230.169 jiwa. Dengan proporsi 116.302 jiwa pemilih perempuan dan 113.867 jiwa pemilih laki-laki.

Pada 12 Februari 2018 lalu, KPU telah menetapkan empat pasang calon yang maju pada Pilkada serentak 2018 yakni, nomor urut satu, calon independen Mayor Inf David Suardi yang berpasangan dengan Bakhsir, nomor urut dua Ketua DPRD Kota Bengkulu, Erna Sari Dewi yang menggandeng Ahmad Zarkasi dan diusung parpol Nasdem, PKS serta PPP.

Wali kota petahana Helmi Hasan dengan nomor urut tiga bersama calon wakilnya Dedy Wahyudi diusulkan oleh parpol PAN, Gerindra dan Partai Demokrat. Pasangan nomor urut empat yakni wakil wali kota petahana Patriana Sosialinda--Mirza yang diusung Golkar, PDIP dan Hanura.

Pewarta: Boyke ledy watra

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2018