Bengkulu (Antaranews Bengkulu) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bengkulu terus mendorong pertumbuhan industri maritim sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah itu.

"Kekuatan ekonomi Bengkulu, salah satunya adalah sektor maritim dengan potensi garis pantai sepanjang 525 kilometer. Karena itu, kami berkomitmen untuk menumbuhkan industri berbasis laut di daerah ini," kata Ketua Kadin Provinsi Bengkulu Ade Tarigan saat menghadiri acara Lomba Masak Ikan di Bengkulu, Rabu.

Ade menuturkan, pihaknya bersama pemerintah daerah akan berpatisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dalam membangun bisnis maritim.

"Bentuk sinergi ini diharapkan dapat mempercepat kejayaan maritim," ujarnya.
Ade Tarigan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bengkulu. (Foto Antarabengkulu)

Lebih lanjut Ade menerangkan bahwa pihaknya memiliki dua strategi untuk menumbuhkan industri maritim, yaitu hulunisasi dan hilirisasi sektor perikanan. 

Dalam bidang industri hulu, Kadin memberdayakan nelayan dan pengusaha perikanan agar dapat meningkatkan produksi tangkap dan budidaya guna memenuhi pasar ekspor melalui Pelabuhan Pulau Bai di Kota Bengkulu.

"Sebagai bentuk tindaklanjut kerjasama antara Kadin dan PT Pelindo II, kami juga mengupayakan fasilitas cold storage guna mendukung sentra pelabuhan perikanan di Bengkulu," ungkapnya.

Sementara itu terkait membangun kemandirian ekonomi industri hilir, Kadin memberdayakan para perempuan untuk membangun UMKM pengolahan ikan menjadi berbagai produk kuliner siap saji.

"Program hulunisasi dan hilirisasi ini kami arahkan untuk menyiapkan sumber daya manusia dan membuka peluang pasar, sehingga diharapkan dapat segera menumbuhkan industri baru maritim di Bengkulu," tutupnya.

Pewarta: Sugiharto Purnama

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2018