Mukomuko (ANTARA Bengkulu) - Jumlah warga masyarakat yang positif menderita demam berdarah dengue di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tahun ini mencapai 52 orang, atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Data warga yang positif menderita demam berdarah dengue (DBD) itu, terhitung sejak bulan Januari hingga September tahun ini. Tahun 2011 sebanyak 48 orang yang positif DBD," kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Riswandi Dani, di Mukomuko, Senin.

Dari jumlah kasus DBD di wilayah itu, ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengasapan atau "fogging" fokus guna pemutusan mata rantai penularan penyakit DBD di lokasi yang positif terserang penyakit itu sebanyak 50 kali, dengan rincian setiap lokasi yang di fongging ada dua warga yang positif DBD.

"Sebanyak 50 lokasi yang telah di "fongging", dan terbanyak kegiatan itu dilakukan di Kecamatan Teramangjaya, disesuaikan dengan banyaknya jumlah warga yang menderita di wilayah itu," ujarnya lagi.

Sementara penanganan terhadap warga warga setempat yang positif menderita penyakit DBD, menurut dia, mayoritas langsung dilakukan di RSUD luar daerah itu setelah mendapat rujukan dari RSUD setempat.

"RSUD setempat belum ada alat ttanfusi trambosit sehingga untuk penanganannya penderita tetap melalui rujukan apalagi tubuh penderita DBD setelah dicek mencapai 1.000 tromosit," ujarnya.

Meskipun penanganan penderita DBD di wilayah itu masih melalui rujukan, ia menjelaskan, pihaknya punya protap serta prosedur sehingga dari sekian banyak kasus itu semuanya bisa disembuhkan.

"Tidak masalah kita lakukan rujukan, apalagi sudah ada protap setelah dicek trmobosit penderita tinggi secepatnya dilakukan rujukan guna mencegah penderita kekurangan cairan dan syok," ujarnya lagi.(ant)

Pewarta:

Editor : Ferri Aryanto


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2012