Sebanyak 250 personil Polda Bengkulu, Sabtu (14/3) diterjunkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah ibadah di Kota Bengkulu, hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus corona baru atau Covid-19.

Ada dua rumah ibadah di Kota Bengkulu yang dilakukan pembersihan atau sterilisasi yakni Masjid Jamik di jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Tengah Padang, Kecamatan, Ratu Samban, Kota Bengkulu dan gereja Katolik Santo Yohanes.

Kapolda Bengkulu Inspektur Jenderal Polisi Supratman mengatakan penyemprotan disinfektan ini dilalukan serentak seluruh jajaran Polri sebagai respon dan bentuk partisipasi dalam mencegah wabah Covid-19.

"Insha Allah, mudah-mudahan kita masyarakat Bengkulu tidak ada yang menjadi korban. Untuk itu kita mulai dari diri kita sendiri, lingkungan dan tempat dimana seringnya bertemu kerumunan manusia," kata Kapolda Bengkulu.
 
Cegah Covid-19, Polda Bengkulu semprot desinfektan di rumah ibadah. (Foto Antarabengkulu.com)

Dijelaskan Supratman, selain di rumah ibadah, rencananya pembersihan dengan penyemprotan disinfektan ini juga akan dilakukan dibeberapa tempat yang rentan terjadi penularan seperti tempat-tempat keramaian dan pasar.

Kendati ada upaya dari pemerintah dan pihak lainnya, Kapolda Bengkulu tetap mengimbau masyarakat agar secara mandiri terus melakukan gotong-royong untuk membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal.

Supratman juga meminta masyarakat untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat seperti berolahraga dan membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

Kata Supratman, hingga saat ini pihaknya memang belum memutuskan langkah-langkah pembatasan kegiatan ditempat-tempat keramaian sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Pewarta: Carminanda

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2020