..."Warga yang sudah mendaftar dan sudah dilakukan entry data ke Kemenag pusat sampai akhir Mei sebanyak 2.318 orang, jumlah ini akan terus bertambah,"...Rejanglebong (Antara Bengkulu) - Daftar tunggu haji asal Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, saat ini tercatat sebanyak 2.318 orang atau sudah terisi hingga tahun keberangkatan pada 2023.
"Warga yang sudah mendaftar dan sudah dilakukan entry data ke Kemenag pusat sampai akhir Mei sebanyak 2.318 orang, jumlah ini akan terus bertambah," kata Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Rejanglebong M Yamin, Kamis.
Jika dihitung kuota haji yang diterima Kabupaten Rejanglebong pertahunnya sebanyak 230 orang maka dari daftar tunggu yang sudah terisi ini bisa sampai tahun keberangkatan pada 2023, jelasnya.
Banyaknya daftar tunggu daerah itu yang telah mendaftarkan diri untuk menunaikan rukun Islam ke lima tersebut, kata dia, menandakan tingginya animo masyarakat setempat untuk naik haji dalam setiap tahunnya.
Para peserta yang sudah mendaftarkan diri maupun calon jemaah haji (CJH) yang akan berangkat pada tahun ini tambah dia, sebagian besar berprofesi sebagai pedagang, sedangkan sisanya adalah warga yang berprofesi sebagai petani, PNS, anggota dewan, TNI/Polri dan profesi lainnya.
Untuk memudahkan proses pelunasan biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH) pada tahun depan pihaknya mengharapkan Kemenag-RI khususnya bagian haji kiranya dapat memberikan tenggat pelunasan hingga H-2 bulan sebelum keberangkatan. Sedangkan tahun ini malah dipercepat menjadi H-4 bulan, akibatnya Kemenag ditingkat kabupaten/kota harus bekerja keras agar pelunasannya sudah 100 persen sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, calon haji asal daerah itu yang akan berangkat haji pada tahun ini tergabung dalam embarkasi Padang, namun sejauh ini kata dia, belum diketahui tergabung dalam kloter berapa.
Jumlah calon haji asal daerah itu berkurang sebanyak 46 calon haji dari 230 menjadi 184 orang. Pengurangan kuota haji ini dialami seluruh calon haji dari berbagai negara yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi, akibat adanya pengerjaan rehab Masjidil Haram sehingga warga yang menunaikan ibadah haji tahun ini volumenya dikurangi, karena daya tampung Masjidil Haram saat ini cuma 22.000 orang dari 48.000 sebelumnya.(ant)
Pewarta: Oleh Nur MuhamadEditor : Ferri Aryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.