"Ada bantuan dari APBN 2014 untuk pengadaan 300 ribu batang bibit karet unggul," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan di Bengkulu, Jumat.
Ia mengatakan saat ini tengah berlangsung tender atau lelang pengadaan bibit unggul dari pemerintah pusat.
Program tersebut direncanakan mulai pada April 2014 dengan sejumlah aerah prioritas antara lain di Kabupaten Kaur, Mukomuko, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara.
"Daerah sentra perkebunan karet rakyat ini sudah berumur tua dan perlu peremajaan dengan bibit unggul untuk meningkatkan pendapatan petani," katanya menerangkan.
Untuk mendapatkan bibit unggul tersebut, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain tergabung dalam kelompok tani.
Usulan permintaan bibit dari kelompok tani yang beranggotakan beberapa petani disampaikan ke dinas perkebunan kabupaten.
Setelah verifikasi dari tingkat kabupaten, dilanjutkan ke tingkat provinsi, selanjutnya bibit yang diminta akan disalurkan ke petani.
Ricky mengatakan bibit unggul tersebut sudah menghasilkan getah pada usia empat tahun, dengan syarat perawatan yang baik.
"Selain bibit, dari dana APBN ini juga ada subsidi untuk pupuk dan pemeliharaan," tambahnya.
Sementara dari dana APBD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2014, terdapat sebanyak 148 ribu batang bibit yang disediakan untuk petani dengan dana Rp1,5 miliar.
Proses penyaluran bibit tersebut juga sama dengan bibit pengadaan anggaran APBN 2014, yakni melalui kelompok tani.
Data Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu menyebutkan luas penanaman komoditas karet di daerah itu seluas 76 ribu hektare pada 2012.
"Luas areal penanaman karet meningkat sebesar 2,21 persen dibandingkan luas areal penanaman pada 2011," katanya.***2***
Pewarta: Oleh Helti Marini SipayungUploader : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026