Bengkulu (Antara) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Bimex Bengkulu menyasar tiga bidang usaha yakni perkebunan, pertambangan dan pelabuhan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah itu.
"Tiga bidang usaha jadi prioritas sesuai dengan potensi sumber daya manusia yang tersedia," kata Budi Darmawansyah usai dilantik sebagai direktur PD Bimex oleh Plt Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Sumardi, di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu.
Ia mengatakan, tiga bidang usaha tersebut diharapkan dapat menghidupkan perusahaan daerah yang sudah 'mati suri' selama belasan tahun ini.
Bidang usaha perkebunan, menurut Budi, lebih pada pengelolaan hasil perkebunan yang ada di daerah ini seperti komoditas sawit, karet dan kopi.
Sektor pelabuhan akan dirancang bekerja sama dengan PT Pelindo II Bengkulu dengan menyediakan jasa tertentu.
"Kami tidak akan mengambil segmen bisnis yang sudah ada, tapi membuat inovasi baru," ucapnya.
Terkait modal yang dibutuhkan, Budi mengatakan tidak akan mengharapkan APBD provinsi yang jumlahnya sangat kecil, tapi mengandalkan mitra.
Pelaksana tugas Sekretaris Provinsi Bengkulu, Sumardi saat menyampaikan sambutannya mengharapkan direksi baru dapat menghidupkan perusahaan daerah itu sehingga dapat menyumbang pendapatan bagi daerah.
"Sudah lama kita menunggu perusahaan daerah yang sehat, karena itu direksi baru ini kami harapkan bisa berinovasi," ujarya.
Pada pelantikan yang dihadiri direksi PT Pelindo II Bengkulu itu, Sumardi juga menyinggung tentang potensi kerja sama yang dapat dikembangkan dengan PD Bimex.
Sebelumnya pemerintah daerah melelang jabatan direktur PD Bimex dan berdasarkan uji kelayakan dan kepatutan, Budi Darmawansyah yang sudah dua periode duduk di legislatif Provinsi Bengkulu terpilih. ***3***
: Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026