Pertemuan itu diperkirakan akan berlangsung di Istanbul.
"Kunjungan tersebut akan mencakup diskusi rinci mengenai perang antara Ukraina-Rusia, situasi kontak terbaru terkait kelanjutan Perjanjian Koridor Gandum, dan upaya untuk mencapai perdamaian abadi di kawasan," menurut pernyataan itu.
Perundingan tersebut juga akan membahas hubungan bilateral.
Turki, yang dipuji secara internasional atas perannya sebagai mediator antara Ukraina dan Rusia, berulang kali meminta Kiev dan Moskow untuk mengakhiri peperangan, yang dimulai pada Februari 2022, melalui negosiasi.
Upaya damai Turki membuahkan hasil, seperti kesepakatan utama tentang gandum pada Juli 2022, dan pertukaran tawanan perang antara Rusia dan Ukraina.
Moskow tidak memperpanjang kesepakatan itu setelah Juli 2023 dengan alasan adanya pembatasan terhadap ekspor gandum Rusia.
Sumber: Anadolu
Pewarta: KatrianaUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026