Mukomuko (Antara) - Harga tandan buah segar kelapa sawit di sejumlah pabrik di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dalam beberapa hari terakhir kembali naik tipis berkisar Rp15 hingga Rp40 per kilogram.

"Kami setiap hari rutin meminta data harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ke pabrik. Sekarang ini harganya turun," kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko Wahyu Hidayat di Mukomuko, Senin.

Ia menyebutkan, terhitung tanggal 7 Desember 2015 harga TBS kelapa sawit di PT Sapta Sentosa Jaya Abadi (SSJA) sebesar Rp985 per kilogram, PT Mukomuko Indah Lestari (MMIL) Rp1.040/kg.

Kemudian, lanjutnya, harga TBS kelapa sawit di PT AMK sebesar Rp1.045/kg, PT Dharia Darma Pratama (DDP) Rp1.010/kg.

Ia mengatakan, harga TBS kelapa sawit naik dibandingkan data harga TBS kelapa sawit tanggal 2 Desember 2015 harga TBS kelapa sawit di PT SSJA sebesar Rp970 per kilogram, PT MMIL Rp1.010/kg.

Kemudian, lanjutnya, harga TBS kelapa sawit di PT AMK sebesar Rp1.025/kg, PT Dharia Darma Pratama (DDP) Rp1.010/kg.

Menurutnya, harga terbaru TBS kelapa sawit di sejumlah pabrik itu sudah sesuai dengan dengan harga yang ditetapkan oleh tim penetapan harga TBS kelapa sawit Pemerintah Provinsi Bengkulu pada dua pekan lalu yakni sebesar Rp1.015/kg.

Dari harga terendah tersebut, katanya, pabrik kelapa sawit di daerah itu diberikan toleransi sebesar lima persen untuk membeli TBS kelapa sawit petani, yakni sebesar Rp965 per kilogram.

"Kita memakai standar harga TBS kelapa sawit yang ditetapkan oleh tim. Sampai ada rapat penetapan harga TBS kelapa sawit," ujarnya.

Ia berusaha, mendorong kenaikan harga TBS kelapa sawit pabrik di daerah itu, guna meningkatkan ekonomi petani sawit. ***3***

Pewarta: Ferri Arianto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026