"Lima siswa tidak ikut UN, yakni dua perempuan dan tiga laki-laki. Keterangannya dua orang meninggal dunia dan tiga orang `DO` atau keluar dari sekolah," kata Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupatena Mukomukomuko Suryono, di Mukomuko, Senin.
Lima orang ini, sebutnya, yakni siswa SMA 4 di Kecamatan Pondok Suguh, MA Nuroniah, SMA 2, SMA 13, dan SMK Darul Amal.
Peserta UN yang meninggal dunia tersebut karena kecelakaan lalu lintas. Sedangkan siswa yang keluar karena kesadaran mereka yang tidak mau bersekolah lagi.
"Pihak sekolah sudah pernah mendatangi siswa yang `DO` ini tetapi memang siswa ini tidak ada kemauan lagi untuk bersekolah," ujarnya.
Ia menyebutkan, sebanyak 2.026 siswa SMA/MA/SMK di daerah itu masuk dalam daftar nominasi sebagai peserta UN tahun ini.
Suryono menyebutkan sebanyak 2.026 siswa ini terdiri dari 1.706 siswa SMA/MA dan 320 orang siswa SMK. Siswa SMA itu mengikuti UN selama tiga hari dan SMK empat hari.
Namun, katanya, dari ribuan siswa tersebut, baru sebanyak 119 orang siswa di SMKN 3 yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
Ribuan peserta UNBK dan UN ini sejak awal sudah mempersiapkan diri. Siswa SMA telah selesai mengikuti "try out" yang dilaksanakan oleh sekolahnya masing-masing.
Sedangkan persiapan bagi pihak SMKN 3 yang mengikuti UNBK, katanya, antara lain persiapan jaringan teknis dan tenaga teknis.***4***
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.