Bengkulu (ANTARA) - Seorang TikToker bernama Riezky Kabah dijemput polisi setelah kontennya yang menghina profesi guru viral di media sosial. Riezky, yang memiliki 2,5 juta pengikut di TikTok, sebelumnya dilaporkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam beberapa videonya, Riezky kerap merendahkan profesi guru dan menjelek-jelekkan tenaga pendidik. Kontennya dianggap melecehkan dunia pendidikan serta memicu kemarahan banyak pihak.
Akibat perbuatannya, warga sempat mendatangi kediamannya. Namun, ia sudah lebih dulu kabur ke Jakarta.
Pada Senin (3/3) malam, dalam video viral di akun TikTok @kab_ketapang, Riezky tampak dijemput oleh pihak Polda Kalbar. Iky, sapaan akrabnya, terlihat percaya diri dan seolah tidak gentar menghadapi hukum.
Baca juga: Kemenag: Sebanyak 10 ribu pelajar ikuti Pesantren Ramadhan Nasional
Baca juga: Polresta Bengkulu tetapkan tersangka oknum guru aniaya murid SD
Klarifikasi yang Tidak Membuahkan Simpati
Sebelumnya, pada 27 Februari 2025, Riezky sempat mengunggah video klarifikasi. Dalam video itu, ia mengungkapkan bahwa kebenciannya terhadap guru berasal dari pengalaman buruk saat bersekolah.
"Mohon dimaafkan ya atas tindakan saya selama ini," tulis Riezky dalam keterangan unggahannya.
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026