Kepala Perum Bulog Subdivre Rejang Lebong, M Kamin Siregar, di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan target pembelian beras petani berasal dari tiga kabupaten, yakni Rejang Lebong, Kepahiang, Lebong, dan beberapa wilayah lain di Provinsi Sumsel.
"Pembelian beras petani ini dimulai sejak bulan Februari dimana beras petani yang berhasil ditampung Bulog mencapai 30 ton," katanya.
Untuk mencapai pemenuhan target pembelian beras pada tahun ini, kata dia, pihaknya jauh hari mulai membeli beras yang dihasilkan petani. Mereka terus melakukan sosialisasi kelapangan sehingga target ini optimistis akan terpenuhi.
Pemenuhan target itu, katanya, akan dipenuhi dari hasil panen padi yang dilakukan musim tanam periode Oktober 2016 sampai Maret 2017, kemudian akan dipenuhi dari panen musim tanam April-September 2017.
Selain itu, katanya, akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong untuk mengarahkan penjualan beras petani kepada Bulog.
Pihak lain yang dijadikan mitra kerja Bulog adalah Kodim 0409 Rejang Lebong, karena Kodim 0409 yang membawahi tiga wilayah di Bengkuli ini juga melalui anggota TNI berbagai daerah mengetahui kondisi lapangan khususnya di sektor pertanian.
"Pembelian beras petani oleh Bulog ini guna mengisi stok beras yang ada di gudang Bulog baik untuk penyaluran Rastra dan juga beras cadangan pemerintah," ujarnya.
Pembelian beras dari petani yang mereka lakukan ini kata M Kamin sesuai dengan Inpres No.5/2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras. Dalam Inpres menyebutkan pembelian beras petani ditetapkan sebesar Rp7.300 per kg.
Sedangkan untuk harga pembelain gabah kering ditingkat petani sebesar Rp3.700 kg, seterusnya pembelian ditingkat penggilingan harga yang dipatok sebesar Rp4.650 per kg.***3***
Pewarta: Nur MuhammadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026