Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan sebanyak 130 ambulans gratis untuk desa-desa dari 130 kecamatan se provinsi tersebut sebagai kado kemerdekaan, HUT Ke-80 Republik Indonesia.
"Untuk ambulans gratis, saat ini sudah lengkap 130 unit. Nantinya akan kita serahkan secara langsung kepada perwakilan desa dari 130 kecamatan di Balai Raya Semarak, bertepatan dengan momen 17 Agustus," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.
Baca juga: RSKJ Soeprapto Bengkulu: Tersangka pembunuhan terhadap ibu kandung dirawat sejak tahun 2023
Dia memastikan bahwa sebanyak 130 unit ambulans gratis yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu kini telah lengkap dan siap didistribusikan kepada masyarakat.
Ambulans tersebut akan diberikan kepada desa-desa dari 130 kecamatan se-Provinsi Bengkulu dan merupakan bagian dari prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menyediakan layanan kesehatan yang merata dan responsif hingga ke tingkat desa.
Baca juga: Polisi tetapkan remaja ODGJ bunuh ibu di Bengkulu sebagai tersangka
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan penyerahan ambulans akan dilakukan melalui mekanisme resmi. Pemprov Bengkulu akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepala desa penerima bantuan dan turut mengundang para bupati dari seluruh kabupaten agar hadir langsung dalam agenda penyerahan.
"Kades-kadesnya kita undang, dan para bupati juga diminta hadir langsung. Ini bukan sekadar simbolik, tapi bukti bahwa pelayanan kesehatan harus bisa dijangkau hingga ke pelosok," kata Helmi.
Baca juga: Pemprov Bengkulu bentuk Unit Reaksi Cepat JKN-KIS
Program ambulans desa ini menjadi pelengkap dari berbagai kebijakan strategis Pemprov Bengkulu dalam memperluas akses layanan kesehatan.
Kebijakan strategis lain Provinsi Bengkulu di sektor kesehatan yakni penguatan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pembentukan Tim URC sebagai garda depan dalam membantu aktivasi BPJS gratis, perbaikan Rumah Sakit M Yunus yang menjadi rujukan utama di Bumi Merah Putih, serta perbaikan layanan kesehatan ke tingkat desa.
"Dengan hadirnya ambulans di setiap kecamatan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan akses layanan rujukan medis, terutama dalam kondisi darurat," ujar Helmi.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026