Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menjadikan seluruh puskesmas sebagai badan layanan umum daerah (BLUD) guna memudahkan mereka dalam mengelola keuangan sendiri.
"Sesuai dengan aturan dan regulasi, memang seluruh puskesmas itu akan kita jadikan BLUD. Tujuannya apa, untuk memudahkan mereka mengelola keuangan mereka sendiri," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo di Mukomuko, Rabu.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko saat ini memiliki sebanyak 17 puskesmas rawat jalan dan perawatan yang tersebar di 15 kecamatan daerah ini.
Dia menjelaskan, apabila puskesmas tersebut sudah menjadi BLUD, kalau ada pemasukan dia satu pintu, misalkan ada empat, lima batang sawit bisa mereka masukkan dalam kas mereka.
Kemudian, dia bisa menggunakan sendiri keuangan itu untuk dia mau beli kursi dan untuk mereka mau beli obat-obatan yang tidak ada pada mereka.
Agar puskesmas menjadi BLUD, pihaknya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan, lalu membuat dokumen kajian dan lain lain, dan sudah ada bimbingan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan.
Dia memastikan, rata-rata Puskesmas di Kabupaten Mukomuko ini sudah siap secara administrasi, tinggal lagi instansinya menunggu kunjungan penilaian dari BPKP.
"Mengapa menunggu mereka karena anggarannya sudah kita siapkan di APBD Perubahan dan anggarannya tidak banyak untuk membayar mereka berkunjung ke sini. Mudah-mudahan kalau APBD Perubahan selesai kita langsung," ujarnya.
Terkait sumber daya manusia (SDM) tenaga pendukung puskesmas menjadi BLUD, dia mengatakan, memang idealnya harus ada tenaga ekonomi akutansi, tetapi sambil berjalan tidak harus ada itu.
Untuk itu, pihaknya berdayakan tenaga yang ada melalui bimbingan dari BPKP. Meskipun idealnya ada tenaga ilmu ekonomi akutansi, tapi pengalaman yang sudah-sudah di tempat lain juga keuangan tidak banyak masuk tapi Insyallan bisa terkaper dengan tenaga yang ada.
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026