Komite Gereja Palestina menegaskan bahwa kebenaran yang terjadi di lapangan tidak bisa disangkal meskipun Netanyahu menyebarkan kebohongan di forum internasional.
Mereka menekankan bahwa mempertahankan keberadaan umat Kristen di Palestina adalah masalah kemanusiaan, moral, dan hukum global. Keberadaan umat Kristen Palestina, yang telah memiliki akar sejarah di Tanah Suci sejak ribuan tahun, kini berada dalam ancaman serius.
Komite mendesak dunia internasional untuk mengambil tindakan dan memastikan umat Kristen Palestina tetap dapat hidup di tanah leluhur mereka tanpa tekanan yang semakin meningkat.
"Kebenaran tidak dapat disangkal, Israel telah melenyapkan keberadaan umat Kristen di Tanah Suci. Kebohongan Netanyahu tidak akan pernah bisa menghapus sejarah dan penderitaan nyata yang dialami warga Palestina, baik Kristen maupun Muslim," kata pernyataan tersebut.
Baca juga: Trump: Saya tidak akan izinkan Israel caplok Tepi Barat
Baca juga: Di tengah seruan perdamaian di PBB, Israel bunuh 85 warga Palestina tanpa ampun
Korban tewas Palestina capai 66.000, Mesir kirim bantuan ke Gaza
Pewarta: Mifta Bunga AnggrainiEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026