Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Choirul Huda memastikan daerahnya pada tahun 2025 akan menerima bantuan dua unit mobil truk untuk operasional dan pengangkutan sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Ada dua unit truk, yang satu mungkin akhir tahun kita dapat dan sudah bisa dioperasikan, dan yang lain meninggu informasi dari pak menteri kalau berkenan," kata Bupati Mukomuko Choirul Huda di Mukomuko, Rabu.
Bupati Mukomuko Choirul Huda, Wabup Mukomuko Rahmadi AB, dan Sekda Mukomuko Marjohan sebelumnya melakukan audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dari hasil audiensi dengan KLHK, Bupati Mukomuko menyampaikan bahwa usulan daerahnya untuk mendapat penambahan mobil truk untuk mengatasi sampah disetujui oleh KLHK.
Bupati Mukomuko mengatakan, bahwa saat ini menteri ada kesibukan, untuk itu pihaknya menunggu beberapa hari ke depan terkait penyaluran bantuan truk sampah untuk daerah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat.
Dia menjelaskan, jenis bantuan dari KLHK itu, yakni mobil truk untuk operasional dan pengangkutan sampah warga daerah ini.
Kabid Pengelolaan Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko Ali Mukhibin mengatakan daerah ini membutuhkan penambahan jumlah mobil pengangkut sampah karena daerah ini masih mengalami keterbatasan sarana dan prasarana khususnya kendaraan pengangkut sampah.
Ia menilai, kendaraan pengangkut sampah yang ada saat ini masih terbatas dan belum mampu mengangkut sampah yang ada sekarang ini.
"Saat ini kita punya dua unit mobil truk dan dua mobil ambrol, dan kendaraan ini masih kurang untuk menjangkau seluruh wilayah di kabupaten ini," ujarnya.
Sementara itu, instansinya menjalin MoU atau kerja sama dalam pengangkutan sampah di tiga tempat, yakni Rumah Sakit Al-Barra, RT 13 Kelurahan Bandar Ratu, dan Pasar Pulai Payung, Kecamatan Ipuh.
Dari kerja sama dengan tiga tempat penampungan sementara sampah tersebut, katanya, setiap bulan instansinya memperoleh pendapatan sebesar Rp250 ribu dari setiap kontainer.
Sementara itu, ia menyebutkan, setiap hari jumlah volume sampah yang tertangani oleh Dinas Lingkungan Hidup sebanyak enam ton yang diangkut menggunakan dua mobil truk
Ia mengatakan, hanya ada dua mobil truk itu yang beroperasi mengangkut sampah dari kontainer yang ada di tiga lokasi daerah ini.
