Ulsan (ANTARA) - Sebuah menara boiler di pembangkit listrik tenaga uap di Ulsan, Korea Selatan, roboh pada Kamis siang, menyebabkan tujuh pekerja terperangkap dengan lima di antaranya masih belum ditemukan.
Otoritas setempat mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung hingga malam hari.
Insiden terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat (12.00 WIB) di cabang Ulsan milik Korea East-West Power Co., perusahaan listrik milik negara.
Awalnya, sembilan pekerja dilaporkan terjebak, namun dua diselamatkan lebih awal dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa.
Dua pekerja lainnya kemudian ditemukan, salah satunya dalam kondisi sadar, dan tim penyelamat tengah berupaya mengevakuasi mereka. Sementara itu, lima orang lainnya masih dalam pencarian.
Dua pekerja yang berhasil dievakuasi diperkirakan terjepit antara tanah dan puing-puing. Petugas pemadam kebakaran kemudian menggali kerikil dan tanah untuk membuka ruang agar mereka bisa dikeluarkan.
“Kami berupaya mengevakuasi korban yang telah ditemukan, dan mempertimbangkan untuk mengangkat atau membongkar struktur yang runtuh guna menemukan korban lainnya secepat mungkin,” kata seorang pejabat pemadam kebakaran.
Seiring malam tiba, petugas telah memasang lampu sorot agar operasi pencarian dapat terus dilakukan sepanjang malam.
