Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyiagakan 250 petugas untuk bekerja selama lima jam dalam sehari guna memastikan kebersihan di wilayah tersebut selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 tetap terjaga.
Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu mengerahkan ratusan petugas penyapu jalan setiap hari guna mempertahankan kebersihan wajah kota meski aktivitas masyarakat meningkat selama Ramadhan.
"Setidaknya dalam sehari menerjunkan sekitar 250 personel penyapu jalan yang bertugas di berbagai titik di Kota Bengkulu setiap hari," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bengkulu Afriyenita di Bengkulu, Senin.
Untuk petugas kebersihan tersebut tetap bekerja selama lima jam per hari dengan sistem pembagian waktu, yaitu dua setengah jam pada pagi hari dan dua setengah jam pada sore hari.
"Petugas bekerja selama lima jam sehari, dibagi dua sesi, yaitu pagi dan sore masing-masing dua setengah jam. Pengaturan ini dilakukan agar kondisi petugas tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa," ujar dia.
Dengan disiagakannya ratusan petugas kebersihan tersebut, kata dia, diharapkan dapat menjaga kebersihan Kota Bengkulu tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga seterusnya hingga bulan suci berakhir.
Dengan adanya ratusan petugas yang ditugaskan tersebut, pihaknya menegaskan komitmen dalam memastikan lingkungan tetap bersih, nyaman, dan sehat bagi masyarakat selama menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan.
Sementara itu pemerintah kota saat ini memperkuat strategi guna mengurangi sampah di wilayah tersebut hingga 51 persen melalui program pemilahan sampah dari rumah tangga.
Hal tersebut dilakukan karena saat ini Kota Bengkulu memproduksi sampah sebanyak 280 ton setiap harinya, sehingga diperlukan pola khusus guna mengurangi sampah.
"Kota Bengkulu itu menghasilkan sampah 280 ton per hari. Kita tidak boleh lagi hanya dengan metode ambil, angkut, dan buang. Harus ada pengurangan dari sumbernya," jelas Afriyenita.
Untuk regulasi pengurangan sampah sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah bahwa setiap individu harus melakukan pengurangan sampah dan saat ini Kota Bengkulu diberi target pengurangan volume sampah hingga 51 persen.
Untuk itu DLH Kota Bengkulu mendorong pemilahan sampah dari rumah tangga, seperti sampah organik akan diolah menjadi kompos, sedangkan untuk sampah anorganik tetap disalurkan ke bank sampah.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026