Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu mengatakan pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit tersebut tetap buka 24 jam selama libur panjang Hari Nyepi dan Lebaran 2026.

"Bagi masyarakat yang mengalami kondisi kedaruratan medis tidak perlu khawatir, karena IGD tetap memberikan pelayanan selama 24 jam guna menangani pasien yang membutuhkan pertolongan segera," kata Pelaksana Tugas Direktur RSUD Rejang Lebong Asep Setia Budiman di Rejang Lebong, Sabtu.

Dia menjelaskan pelayanan IDG tersebut tetap buka walaupun sedang dalam libur panjang karena cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah terhitung 18-24 Maret 2026.

Untuk pasien rujuk balik (PRB) selama libur panjang itu, kata dia, agar melakukan pengambilan obat lebih awal, maksimal tujuh hari sebelum persediaan obat pasien habis.

"Pengambilan obat lebih awal ini bertujuan agar pasien tetap melanjutkan pengobatan secara teratur selama masa libur panjang tersebut," kata Asep yang juga Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong itu.

Selama libur dan curi bersama Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri kali ini, kata dia, bagi pasien yang memiliki jadwal kontrol pada tanggal yang dimaksud agar melakukan penyesuaian jadwal kunjungan sehingga bisa melakukan kontrol kesehatan.

Dia mengimbau masyarakat Rejang Lebong dan pemudik melintas di wilayah itu yang mengalami gangguan kesehatan memanfaatkan fasilitas kesehatan, baik di 21 puskesmas tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong maupun RSUD setempat.



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026