Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendorong peningkatan kompetensi guru madrasah di wilayah itu guna menciptakan pendidikan yang berkualitas.
Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong Rahman saat dihubungi di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan kualitas pendidikan di tingkat madrasah sangat bergantung pada kapasitas tenaga pendidiknya dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Guru harus terus meningkatkan kompetensinya agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan peserta didik. Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidiknya," kata Rahman.
Ia mengatakan penguatan kapasitas tersebut mencakup aspek pedagogik, profesionalisme, hingga penguasaan teknologi informasi.
Arahan ini juga telah ditekankan dalam pertemuan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) dan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) se-Kabupaten Rejang Lebong beberapa waktu lalu.
Selain aspek kompetensi, dia mengingatkan para guru untuk mengimplementasikan program prioritas Kementerian Agama yakni Asta Protas, sebagai kompas dalam menjalankan tugas dan fungsi di lingkungan madrasah.
Konsistensi terhadap program ini diyakini akan meningkatkan mutu layanan pendidikan secara menyeluruh.
Dalam kesempatan itu Rahman juga menyoroti pentingnya optimalisasi digitalisasi madrasah. Setiap satuan pendidikan diimbau memanfaatkan platform digital sebagai sarana publikasi dan transparansi kepada masyarakat.
"Setiap madrasah diharapkan memiliki akun resmi dan aktif mengunggah berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Hal ini penting agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat madrasah serta melihat berbagai capaian yang dilakukan," kata Rahman
Berdasarkan data Kemenag setempat, saat ini di Kabupaten Rejang Lebong terdapat 31 madrasah baik negeri maupun swasta yang tersebar dalam 15 kecamatan, antara lain16 Madrasah Ibtidaiyah (MI), sembilan Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan lima Madrasah Aliyah (MA).
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026