"Kenaikan sebesar 53 persen dibandingkan Populasi sapi tahun 2011 terhitung sampai bulan November tahun ini, kemungkinan akhir Desember jumlahnya bertambah," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko, Elxandi, di Mukomuko, Jumat.
Ia mengatakan, dari persentase kenaikan populasi sapi di daerah itu tahun 2012 mencapai 53 persen, kemungkinan melebihi dari target persentase populasi sapi di tingkat nasional sebesar 50 persen.
"Kami yakin sampai akhir Desember 2012 maksimal persentase kenaikan populasi sapi di daerah ini bisa mencapai 55 persen," ujarnya.
Sedangkan jumlah peternak sapi potong yang aktif di daerah itu, kata dia, saat ini sebanyak 4.280 orang.
Sementara pola peternakan sapi yang dipakai oleh sejumlah peternak di daerah itu, menurut dia, bagi sapi dewasa diekspor keluar daerah itu, sedangkan penggantinya dibeli bibit sapi dari luar.
"Sebanyak 10 ekor sapi dewasa setiap minggu di jual ke Provinsi Sumatera Barat dan beberapa daerah luar lainnya," ujarnya lagi.
Sedangkan bibit sapi untuk pengembangan, lanjutnya, mayoritas didatangkan dari Provinsi Lampung.
"Peternak kita tidak hanya mengandalkan populasi yang ada saja untuk dikembangkan, tetapi perlu juga impor sehingga populasi sapi setelah sebagian dijual ke luar daerah, tidak berkurang," ujarnya menjelaskan. (ANTARA)
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.