Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, akan memberikan bantuan sarana perikanan teknologi bioflok kepada dua kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang selama ini memakai teknologi budi daya dengan kolam bundar berbahan terpal itu.

“Kita memberikan bantuan kepada kelompok peternak ikan yang selama ini melakukan budi daya ikan dengan teknologi bioflok. Bantuan ini untuk pengembangan usahanya,” kata Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Azbas Novyan dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu.

Dinas Perikanan setempat pada 2020 mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) bidang perikanan untuk sarana perikanan teknologi bioflok yaitu kolam bundar, mesin airasi atau aerator, benih dan pakan ikan untuk dua pokdakan.

Dana alokasi khusus bidang perikanan tersebut dibagi menjadi dua paket dan dana untuk setiap paket kegiatan tersebut sebesar Rp40 juta. Dana tersebut untuk membeli sebanyak empat kolam bundar, sebanyak 7.000 benih ikan lele, empat ton pakan ikan dan dua mesin airasi.

Ia menyebutkan, dua pokdakan yang akan mendapatkan kegiatan ini yakni kelompok Muargo di satuan pemukiman V Desa Tirta Makmur dan kelompok Al-Fatah Kelurahan Koto Jaya.

Dua pokdakan yang tersebar di Kecamatan Air Manjuto dan Kecamatan Kota Mukomuko selama ini aktif dalam melakukan aktivitas budi daya lele dengan teknologi bioflok dan menjual hasil produksinya.

Ia berharap dua pokdakan ini mampu menularkan teknologi bioflok kepada peternak lele lain sehingga produksi lele bisa terus ditingkatkan.

Ia menargetkan, kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah berupa pembelian sarana perikanan untuk pengembangan budi daya ikan lele dengan teknologi bioflok ini selesai selama dua bulan.

Pewarta: Ferri Aryanto

Editor : Helti Marini S


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2020