Mukomuko (Antara) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menyatakan bahwa rapat pleno penetapan jumlah daftar pemilih khusus untuk pemilu presiden di daerah itu telah sesuai dengan jadwal dari lembaga tersebut.

"Tidak ada yang salah, rapat pleno yang dilaksanakan oleh panitia pemungutan suara (PPS) di desa telah sesuai jadwal, dari tanggal 2-4 Juni 2014," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko Daud Gauraf di Mukomuko, Selasa.  

Terkait dengan adanya indikasi pelanggaran pemilu dalam rapat pleno penetapan jumlah daftar pemilih khusus (DPK) di tingkat desa itu, katanya, kemungkinan saat rapat tersebut, PPS tidak melibatkan panitia pengawas lapangan.

Akan tetapi, pihaknya optimistis jika dalam pelaksanaan rapat pleno DPK di tingkat desa di daerah itu telah sesuai dengan jadwal dan aturan yang diberikan oleh KPU pusat.

Adapun surat teguran dari panwaslu setempat terkait dengan indikasi pelanggaran dalam rapat pleno DPK di tingkat desa itu, menurut dia, sebatas pelanggaran administrasi dan telah ditindaklanjuti oleh lembaga itu ke PPS.

"Hanya pelanggaran administrasi dan kita sudah tindaklanjuti surat dari panwaslu tersebut ke PPS," ujarnya.

Sekretaris KPU Kabupaten Mukomuko Junhari menyebutkan 411 orang warga yang tersebar di enam dari 15 kecamatan di daerah itu masuk dalam DPK untuk Pemilu Presiden 2014 di daerah setempat.

Jumlah warga setempat yang masuk DPK untuk pilpres tersebut berkurang dibandingkan dengan data jumlah DPK sebelumnya yang dilaporkan oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK) ke KPU setempat.

Ia menyebutkan, DPK yang masuk ke KPU setempat itu, berasal dari enam PPK, yakni Kecamatan Ipuh, Penarik, Kota Mukomuko, V Koto, Air Manjuto, dan XIV Koto.

Ia menjelaskan jumlah DPK yang dilaporkan oleh enam PPK tersebut sebanyak 709 orang.

Namun saat data tersebut di-input ke sistem data pemilih terjadi pengurangan sebanyak 298 orang.

"Banyaknya pemilih yang berkurang dalam sidalih itu kemungkinan karena nama pemilih tersebut ganda, sehingga dari sekian banyak jumlah DPK yang masuk tersebut hanya tersisa 411 orang pemilih, dan yang berkurang sebanyak 298 orang," ujarnya. ***1***

Pewarta: Oleh Ferri Arianto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2014