Kantor Samsat Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menyebutkan realisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor yang jadi andalan pendapat di wilayah ini terhitung Januari hingga akhir Oktober 2025 mencapai Rp14 miliar.

Kasi Penagihan, Pembukuan dan Pelaporan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPTD-PPD) Provinsi Bengkulu, di Kantor Samsat Rejang Lebong Ipung, Jumat, mengatakan target penerimaan pajak UPTD-PPD di wilayah itu untuk tahun 2025 sebesar Rp25,9 miliar atau lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar Rp20,6 miliar.

"Realisasi penarikan pajak kendaraan bermotor atau PKB terhitung sejak Januari sampai dengan akhir Oktober 2025 mencapai Rp14.009.342.300, atau 53.94 persen dari target sebesar Rp25.970.256.000," kata dia.

Dia menjelaskan, penerimaan pajak kendaraan bermotor atau PKB yang dihimpun pihaknya itu berasal dari 35.644 unit kendaraan jenis roda dua, empat dan enam yang ada di wilayah itu.

"Di Rejang Lebong saat ini terdapat 120.000 unit kendaraan bermotor, mulai dari jenis kendaraan roda dua, empat dan enam. Di mana yang sudah jatuh tempo dan membayar pajak sebanyak 35.644 unit," katanya.

Penerimaan pajak kendaraan bermotor daerah tersebut, kata dia, akan terus bertambah dan sampai akhir tahun nanti diperkirakan akan mendekati dari target yang sudah ditentukan, mengingat targetnya lebih besar dari tahun sebelumnya sedangkan yang membayar pajak jumlahnya hampir sama dengan tahun lalu.
  
Sementara itu selain menghimpun PKB pihaknya, lanjut dia, juga menghimpun penerimaan dari pajak air permukaan yang selama 2025 ini sudah terkumpul sebesar Rp126 juta lebih dari target sebesar Rp137 juta.

Menurut dia, penerimaan pajak air permukaan di Kabupaten Rejang Lebong tersebut berasal dari empat perusahaan milik pemerintah daerah dan perusahaan swasta.

Adapun empat perusahaan yang dikenakan pajak air permukaan atas pemanfaatan air sungai ini ialah Perumda Bukit Kaba, kemudian PDAM Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, Sumsel, yang mengambil air dari sumber air di Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.

Sedangkan dua perusahaan lainnya adalah perusahaan swasta yakni PT Bio Ite dan satu lagi PT Pebana Adi Sarana.

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025