Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus mendorong perluasan areal persawahan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan total kuota mencapai 1.075 hektare dengan 604 hektare sudah dibuka dan siap ditanami begitu sistem pengairan berfungsi.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Suradi Ripai, di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu rampungnya pemasangan pipa irigasi agar air dapat segera dialirkan ke lahan sawah baru tersebut.

“Infrastruktur pengairan berupa pipanisasi masih dalam proses pengerjaan oleh pihak ketiga yang ditunjuk Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu. Jika air sudah masuk, pengolahan lahan bisa langsung dimulai dan penanaman dilakukan serentak,” ujarnya.

Ia mengatakan, air untuk mengairi sawah baru tersebut diambil dari sungai di kawasan hutan, kemudian dialirkan melalui pipa sepanjang kurang lebih 3 kilometer menuju dam penampungan sebelum disalurkan ke areal persawahan.

Program pencetakan sawah baru ini difokuskan di dua desa di Kecamatan Kota Padang, yakni Desa Tanjung Gelang dan Desa Sukarami. Pada tahap pertama tahun 2025, telah dibuka lahan seluas 604 hektare. Sementara sisa target 471 hektare direncanakan pada tahap berikutnya.

Menurut Suradi, berbagai kebutuhan pendukung seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, hingga sarana produksi (saprodi) berupa pupuk sudah tersedia di lapangan.

“Kendala kita saat ini hanya menunggu air masuk. Begitu pengairan aktif, pengolahan tanah langsung berjalan,” katanya.

Untuk sisa kuota lahan 471 hektare, Distankan terus melakukan identifikasi potensi lahan baru. Namun, penentuan kelayakan lahan tetap berada di tangan tim Survey Investigation Design (SID) dari Universitas Bengkulu, yang akan menilai berdasarkan ketersediaan sumber air, tingkat kemiringan tanah, serta kriteria teknis lainnya sesuai ketentuan pemerintah.

Program CSR di Kabupaten Rejang Lebong telah digulirkan pemerintah pusat sejak Agustus 2025 dengan pelaksana teknis melibatkan TNI. Penambahan 1.075 hektare sawah baru ini diharapkan mampu meningkatkan luas tambah tanam (LTT) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara signifikan.

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026