Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan pencetakan 604 hektare sawah baru oleh pemerintah pusat di daerah itu saat ini telah selesai dikerjakan.
"Pencetakan sawah baru di Desa Tanjung Gelang dan Sukarami, Kecamatan Kota Padang seluas 604 hektare sudah selesai 100 persen. Saat ini kita mengejar progres pemasangan pipa dari sumber mata air ke lokasi cetak sawah baru," kata Kepala Distankan Rejang Lebong Suradi Ripai di Rejang Lebong, Rabu.
Dia menjelaskan, pencetakan sawah baru tersebut ialah program pemerintah pusat yang dikemas dalam Cetak Sawah Rakyat (CSR), di mana Rejang Lebong mendapat kuota seluas 1.075 hektare.
Pada tahap pertama program CSR ini, kata dia, seluas 604 hektare itu berasal dari seluas 587,3 hektare di Desa Tanjung Gelang dan 16,7 hektare di Desa Sukarami.
"Untuk yang di Desa Sukarami saat ini sudah dilakukan pengolahan tanah, karena airnya yang berasal dari sungai sudah masuk. Sedangkan yang di Desa Tanjung Gelang masih menunggu pemasangan pipa sepanjang 2,8 kilometer dari sumber air di Bukit Balai Rejang," terang dia.
Menurut dia, pada lahan sawah baru di Desa Sukarami dengan luasan mencapai 16,7 hektare itu sendiri akan dilakukan penanaman serentak pada akhir Desember 2025, karena untuk benih, pupuk serta peralatan pendukungnya telah disiapkan oleh pemerintah pusat.
Jadi kita tidak ragu lagi kalau yang di Desa Sukarami ini akan dapat berhasil. Daerah itu selama ini berpotensi untuk tanaman padi, hanya saja terkendala pasokan air saja," tambah dia lagi.
Sebelumnya, Kabupaten Rejang Lebong menerima program CSR dari pemerintah pusat seluas 1.075 hektare, tetapi yang bisa dilaksanakan pada tahun 2025 ini seluas 604 hektare, sementara sisanya 487 hektare akan dilaksanakan pada tahun berikutnya.
