Saya menjadi wakil dari Provinsi Bengkulu dalam `Lomba Lukis Cipta Seni Pelajar Nasional tahun 2013.."Bengkulu, (Antara Bengkulu) - Haura Azizah Ahmad, siswi yang baru naik ke kelas VI di Sekolah Dasar Islam Terpadu Iqro I Kota Bengkulu, berharap dari melukis dan mewarnai dapat bersua langsung dengan Presiden.
"Saya menjadi wakil dari Provinsi Bengkulu dalam `Lomba Lukis Cipta Seni Pelajar Nasional tahun 2013`, pada tanggal 5 Juli nanti, semoga Pak Presiden hadir di sana," kata putri kedua pasangan Ahmad Syahfuddin dan Marlin Heppy, di Kota Bengkulu, Jumat.
Haura, demikian dia disapa, dan memiliki hobi bernyanyi, baru saja menginjak usia 11 tahun yakni tanggal 27 Juni.
"Targetnya masuk tiga besar nasional," kata Haura yang suka dengan nasi goreng dan susu itu, di sela-sela demo melukis dan mewarnai di lokasi Festival Bumi Raflesia.
Menurut gadis kecil yang terlihat pemalu, padahal pengakuan orang tuanya yang turut hadir di lokasi tersebut ia termasuk cerewet, pada lomba nanti akan mengangkat tema tentang Kerukunan Umat Beragama.
Dia pun mengaku sejak kelas II SD menggeluti dunia lukis dan mewarnai, apalagi sang ayah memiliki hobi serupa sehingga dukungan penuh mengalir kepadanya.
"Dari kecil sih suka menggambar. Tetapi sejak kelas dua itu menemukan guru sehingga mendapat bimbingan," kata Haura yang ingin menjadi seniman sejati.
Meski sibuk dengan kegiatan melukisnya, namun ia di kelas masih masuk dalam peringkat sepuluh besar siswa berprestasi, bahkan pernah menempati peringkat ke dua.
Beberapa penghargaan dan piala diperolehnya dalam beragam lomba seperti diselenggarakan Toko Buku Gramedia, Juara III lomba melukis Kolektif Nasional 2012, Juara I Lomba Lukis Tabot 2012, Juara I FL2SN tahun 2013, Juara kaligrafi di Universitas Bengkulu.
*
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026