Bengkulu (ANTARA) - Ketegangan global meningkat tajam setelah Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran di tengah konflik yang semakin membara antara Iran dan Israel.

Tindakan agresif pemerintahan Presiden AS Donald Trump menuai respons keras dari pemerintah dan masyarakat Iran, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada Minggu (22/6/2025), tiga situs penting nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan menjadi target serangan udara oleh AS. 

Serangan ini menggunakan bom penghancur bunker yang dijatuhkan dari pesawat pembom strategis B-2 Spirit dan rudal jelajah Tomahawk yang diluncurkan dari kapal perang angkatan laut AS.



Pewarta: Vonza Nabilla Suryawan
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026