Bengkulu (ANTARA) - Momen ulang tahun almarhum Adjie Massaid pada 7 Agustus tahun ini terasa begitu spesial dan emosional bagi sang putri, Aaliyah Massaid. Melalui unggahan Instagramnya, Aaliyah membagikan potret penuh makna yang menunjukkan dirinya tengah menggendong sang buah hati, Arash, di depan sebuah kue ulang tahun dan foto sang ayah.
Dalam unggahan tersebut, Aaliyah menuliskan pesan menyentuh yang ditujukan untuk almarhum ayahnya. Ia mengungkapkan kerinduan mendalam serta harapan andai sang ayah masih ada dan bisa bertemu dengan cucunya.
“Ulang tahun ini terasa berbeda dengan anggota baru dalam keluarga yang saya ingin Anda temui. Kau akan menjadi kakek yang luar biasa bagi Arash seperti bagaimana kau adalah ayah yang luar biasa. Merayakanmu setiap hari papa, kami mencintaimu,” tulisnya pada Kamis (7/8/2025).
Adjie yang memiliki nama asli Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1967. Ia dikenal sebagai salah satu figur publik yang multitalenta dan berpengaruh di Indonesia.
Kariernya bermula dari dunia hiburan, saat ia mengawali debut sebagai model catwalk. Paras dan kharisma yang dimilikinya dengan cepat mengantarkannya menjadi idola pada masanya.
Baca juga: Kehamilan pertama Aaliyah Massaid: cerita bahagia dari sang bintang di dunia hiburan
Baca juga: Thariq Halilintar mantap menikahi Aaliyah Massaid, minta restu di makam Adjie Massaid
Adjie kemudian melebarkan sayap ke dunia akting. Film layar lebar pertamanya adalah karya Garin Nugroho berjudul Cinta Dalam Sepotong Roti (1990), yang saat itu mendapatkan banyak apresiasi dan menjadi tonggak awal kariernya di industri film nasional.
Tak berhenti di situ, Adjie juga terjun ke dunia politik. Pada tahun 2004, ia bergabung dengan Partai Demokrat dan berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2004–2009.
Popularitas dan integritasnya membuatnya kembali duduk di parlemen pada periode 2009–2014, sebagai Anggota Komisi V DPR RI. Kiprah Adjie tidak hanya berhenti di dunia hiburan dan politik. Ia juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola.
Adjie pernah menjabat sebagai Manajer Tim Nasional Indonesia U-23 dalam persiapan menghadapi Pra-Olimpiade, dan dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam pengembangan sepak bola tanah air.
Namun, karier dan pengabdiannya yang cemerlang terhenti pada 5 Februari 2011, ketika ia meninggal dunia secara mendadak di Jakarta karena serangan jantung.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tapi juga bagi masyarakat Indonesia yang mengenalnya sebagai tokoh inspiratif. Kini, lebih dari satu dekade sejak kepergiannya, sosok Adjie Massaid tetap hidup dalam kenangan keluarga, khususnya sang putri Aaliyah Massaid.
Momen ulang tahun almarhum yang dirayakan Aaliyah bersama anak pertamanya menjadi bukti bahwa cinta seorang anak kepada ayahnya tak akan lekang oleh waktu. Melalui perayaan kecil namun penuh makna itu, Aaliyah memperlihatkan bahwa warisan cinta, nilai, dan keteladanan dari seorang ayah bisa terus hidup dan diturunkan kepada generasi berikutnya.
Baca juga: Bikin iri! Anniversary pertama, Thariq Halilintar hadiahi Aaliyah Massaid mobil mewah
Baca juga: Romantisnya Thariq Halilintar di ultah ke-22 Aaliyah Massaid: Cintaku hingga tak terbatas!
Diperankan pemain anyar, remake AADC berjudul
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026