Moskow (ANTARA) - Lebih dari 300 orang di Jalur Gaza tewas akibat tindakan Zionis Israel sejak kesepakatan gencatan senjata diumumkan, kata kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Pada Rabu (19/11), sebanyak 25 orang tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza dan sedikitnya 77 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
"Kami membantah klaim Zionis bahwa pasukan mereka ditembaki dan menganggapnya sebagai upaya lemah dan terang-terangan untuk membenarkan kejahatan serta pelanggaran yang terus mereka lakukan," kata Hamas.
Menurut kelompok itu, lebih dari 300 orang terbunuh sejak kesepakatan gencatan senjata ditandatangani.
Kondisi itu dibarengi dengan kebijakan penghancuran rumah dan penutupan penyeberangan Rafah yang terus terjadi, menunjukkan sikap pembangkangan Israel yang terang-terangan terhadap para penjamin Amerika dan kawasan.
