Bengkulu (ANTARA) - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan layanan pemeriksaan jantung gratis bagi anak-anak di Bengkulu melalui kegiatan simposium nasional dan lokakarya IDAI 2026, Jumat.

“Kita juga ada acara pengabdian masyarakat yang kita lakukan pemeriksaan USG jantung atau ekokardiografi oleh para konsultan jantung anak di Indonesia yang datang ke sini,” kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso di Bengkulu Jumat.

Menurut dia, kelainan jantung bawaan masih menjadi persoalan kesehatan serius pada anak di Indonesia dengan angka kejadian sekitar 1 di antara 100 bayi yang lahir hidup.

"Untuk anak-anak, masalah jantung itu ada penyakit jantung bawaan yang memang sudah ada sejak lahir dan perlu dilakukan koreksi baik dengan operasi maupun tanpa operasi, dan kejadiannya sekitar satu dari 100 bayi lahir hidup,” kata dia.

Ia menjelaskan kelainan tersebut dapat berupa jantung bocor, penyempitan, maupun kelainan posisi pembuluh darah.

Kondisi itu membutuhkan deteksi dan penanganan dini agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Menurut Piprim, dengan jumlah kelahiran di Indonesia sekitar 4,5 juta hingga 5 juta bayi per tahun, diperkirakan terdapat sekitar 50 ribu anak yang lahir dengan penyakit jantung bawaan setiap tahun.

Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan membutuhkan perhatian serius.

Oleh karena itu, IDAI berinisiatif memberikan layanan pengecekan jantung gratis bagi anak-anak di daerah, sedangkan kali ini di Bengkulu.

Selain pemeriksaan, dia menekankan pentingnya ketersediaan konsultan jantung anak untuk menangani kasus-kasus tersebut.

Kehadiran tenaga ahli memungkinkan anak mendapatkan diagnosis yang tepat serta penanganan sesuai kebutuhan medis.

Ia menjelaskan IDAI tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan bagi anak, tetapi juga menggelar pelatihan teknis bagi para dokter untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya terkait diagnosis, pemeriksaan dan penanganan khusus pada anak dengan permasalahan jantung.

Kegiatan tersebut memanfaatkan berkumpulnya para ahli jantung anak dalam agenda nasional yang dipusatkan di Bengkulu.

Dia menjelaskan keahlian jantung anak masih tergolong langka di Indonesia sehingga kehadiran para konsultan menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan layanan kesehatan di Bengkulu.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara ilmiah yang bertujuan meningkatkan kualitas penanganan dan peningkatan kesehatan anak.

Di Bengkulu, kata dia saat ini sudah ada dokter anak yang mendalami keahlian jantung anak yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Keberadaan tenaga spesialis itu diharapkan memperkuat layanan kesehatan anak di daerah.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026