Bengkulu (ANTARA) - Provinsi Bengkulu menjadi pusat pelaksanaan kegiatan nasional kesehatan anak yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam rangka mendukung kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah setempat.
"Kegiatan yang diisi dengan rangkaian seminar ilmiah dan pengabdian masyarakat ini merupakan acara nasional yang dipusatkan di Bengkulu," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso di sela-sela acara di Bengkulu, Jumat.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut juga berkaitan dengan momentum peringatan hari kanker anak dan membahas berbagai topik penting seperti penyakit kanker anak, jantung anak, serta perawatan neonatus yang rentan dan kritis sehingga memerlukan perhatian khusus.
Selain agenda ilmiah, simposium nasional tersebut juga menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan jantung anak menggunakan ekokardiografi.
Pemeriksaan itu dilakukan langsung oleh para konsultan jantung anak dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir sebagai fasilitator.
Para ahli tersebut tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memberikan pelatihan tenaga medis setempat agar kemampuan penanganan jantung anak semakin meningkat.
Menurut Piprim Bengkulu saat ini telah memiliki satu dokter anak yang mendalami keahlian jantung anak sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Kehadiran para konsultan nasional lanjut dia dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat layanan kesehatan anak di daerah.
Selain itu, kegiatan juga diisi workshop kepemimpinan bagi para ketua IDAI cabang yang menekankan pentingnya penguatan manajemen sistem kesehatan. Para pemimpin layanan kesehatan didorong tidak hanya menguasai aspek klinis, tetapi juga mampu mengelola keterbatasan sumber daya.
Ia menekankan investasi pada sumber daya manusia menjadi kunci peningkatan kualitas layanan kesehatan anak. Pemimpin yang unggul kata dia dinilai mampu menyiasati berbagai kekurangan fasilitas tanpa mengabaikan fokus pada kesehatan anak Indonesia.
Melalui kegiatan nasional tersebut, IDAI berharap layanan kesehatan anak di daerah semakin merata dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Setiap anak, menurutnya berhak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik tanpa perbedaan antarwilayah.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026