Bengkulu (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu mengirim 26 dai ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna memperkuat syiar Islam selama Ramadhan 1447 Hijriah.

"Nanti akan ada dai-dai terbaik yang kita kirim ke daerah 3T. Insyaallah mereka akan menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai keagamaan selama bulan Ramadan,” kata Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Saefudin Latief di Bengkulu, Kamis.

Iamengatakan pengiriman dai menjadi bagian dari upaya pembinaan umat sekaligus menjaga persatuan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Para dai yang diutus merupakan dai terbaik yang akan bertugas di berbagai wilayah Bengkulu.

Ia mengimbau masyarakat dan seluruh elemen agar tetap menjaga ketenangan dan persatuan dalam menyikapi penetapan awal Ramadhan.

"Kemenag akan menetapkan awal 1 Ramadhan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Jika nantinya terdapat perbedaan, kita harus tetap satu dan menjaga persatuan umat," kata dia.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyatakan pemerintah daerah mendukung kegiatan keagamaan karena memperkuat nilai religius di masyarakat.

"Kita ingin Bengkulu semakin religius dan melahirkan masyarakat yang berakhlak, terutama kami fokus melahirkan ASN yang berakhlak," kata dia.

Pemprov Bengkulu secara konsisten melaksanakan program Retret Merah Putih yang telah memasuki angkatan ke-9 dan juga diterapkan hingga tingkat sekolah sebagai bagian dari penguatan karakter.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan disiplin dan kinerja aparatur sipil negara (ASN) menunjukkan peningkatan usai mengikuti sejumlah program Retret Merah Putih.

"Retret Merah Putih ini bagaimana kita membekali ASN dan PPPK dengan penguatan spiritual. Kegiatannya berbasis rumah ibadah untuk memperbaiki iman agar lebih dekat dan bertakwa,” kata dia.

Bagi ASN Muslim, katanya, retret difokuskan pada penguatan keimanan melalui pembiasaan ibadah, seperti shalat tepat waktu, shalat berjamaah di masjid, serta menjalankan amalan-amalan keagamaan lainnya sesuai tuntunan agama selama tiga hari.

Mereka yang beragama selain Muslim, kata dia, akan mengikuti Retret Merah Putih di rumah ibadah masing-masing pada program retret edisi selanjutnya.

Menurut dia, peningkatan iman berbanding lurus dengan tumbuhnya kedisiplinan dan karakter positif pegawai. Karakter tersebut dinilai akan berpengaruh langsung terhadap kepatuhan ASN dalam menjalankan aturan dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026