Selanjutnya, dakwaan subsider dikenakan Pasal 448 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana maksimal delapan tahun penjara.
Sementara itu, dakwaan lebih subsider menggunakan Pasal 467 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Selain berkas perkara, Oditurat Militer II-07 Jakarta juga menyerahkan 11 barang bukti terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis.
Barang bukti yang diserahkan itu meliputi satu gelas tumbler, satu kacamata, satu kaos putih, satu pasang sepatu, satu celana panjang, satu kemeja, satu helm hitam beserta busanya, satu flashdisk berisi video, satu botol aki bekas, satu botol sisa cairan pembersih karat, dan dua unit sepeda motor.
Pewarta: Siti NurhalizaUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026