Bengkulu (ANTARA) - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan bahaya dakwah yang menanamkan kebencian terhadap pemeluk agama lain dalam tabligh akbar di Bengkulu.

"Banyak orang, sadar atau tidak, ketika mengajarkan agama justru menanamkan kebencian terhadap pemeluk agama lain. Jika itu terjadi, tentu tidak sesuai dengan kondisi Indonesia sebagai negara yang sangat plural,” kata Nasaruddin Umar dalam tabligh akbar di Bengkulu, Jumat.

Dia menyampaikan hal tersebut pada Tabligh Akbar bersama Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar yang digelar di Masjid Baitul Izzah Provinsi Bengkulu.

Dia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat persatuan umat dan bukan sebaliknya memecah belah masyarakat.

Menurutnya nilai-nilai agama harus menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang harmonis dan damai di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Indonesia memiliki karakter sebagai negara majemuk yang dihuni berbagai suku, agama, dan budaya, sehingga pendekatan tentunya juga penting mengedepankan nilai toleransi dan saling menghormati.

Kemudian, Nasaruddin Umar pada kesempatan itu juga menegaskan pentingnya kegiatan keagamaan sebagai sarana memperkuat persatuan umat.

"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkokoh persatuan. Nilai-nilai keagamaan harus menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang harmonis dan damai," kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan bahwa kegiatan tabligh akbar menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

"Berharap melalui kehadiran dan tausiah bapak menteri agama, kita semua memperoleh pencerahan, penguatan nilai spiritual, serta motivasi untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan berakhlak mulia," ujar Mian.

Kegiatan tabligh akbar tersebut dihadiri ratusan jamaah serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu, kepala organisasi perangkat daerah, dan tokoh masyarakat setempat.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026