Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu menilai potensi perkembangan e-sport yang semakin besar perlu dibarengi dengan pembinaan yang terarah dan terencana untuk atlet yang ada di wilayah tersebut.

"Potensi anak muda di e-sport cukup tinggi, untuk itu harus kita wadahi atau bimbing agar dapat berkembang dan berprestasi," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Eka Saputra di Bengkulu, Senin.

Ia menyebut bahwa e-sport bukan lagi sebatas hiburan, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga kompetitif yang menjanjikan.

Untuk itu, pemerintah daerah berupaya hadir untuk memfasilitasi talenta-talenta muda agar dapat berkembang secara maksimal.

Eka menerangkan bahwa langkah pembinaan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan arah kebijakan olahraga, dan salah satu faktor penting dalam pembinaan tersebut yaitu kepastian posisi e-sport dalam ajang kompetisi resmi seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dengan adanya kejelasan status sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di PON akan menentukan keseriusan pembinaan yang dilakukan di tingkat daerah.

"Kita tetap melihat regulasi dan kebijakan pusat. Kalau e-sport sudah masuk dalam cabang resmi di PON, tentu pembinaan akan kita tingkatkan secara lebih serius," sebut dia.

Selain itu, Dispora berencana melakukan pendataan terhadap atlet dan komunitas e-sport yang ada di Kota Bengkulu sebagai langkah awal dalam menyusun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Untuk pola pembinaan olahraga di Indonesia selama ini dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional bahkan internasional, sehingga arah pengembangan cabang olahraga menjadi hal yang krusial.

"Pembinaan itu harus jelas jalurnya, dari daerah ke nasional hingga internasional. Jadi kita pastikan dulu arah e-sport ini ke depan seperti apa," ujarnya.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026