2. Iris daging berlawanan arah serat
Amati arah serat pada daging lalu potong menyilang atau berlawanan dengan arah serat tersebut. Teknik ini membantu mempersingkat serat otot sehingga daging terasa lebih lembut saat dimakan.
3. Manfaatkan pelunak daging alami
Gunakan bahan seperti nanas, pepaya, atau jahe untuk marinasi selama 30 menit sampai 2 jam.
- Nanas memiliki kandungan enzim bromelain.
- Pepaya mengandung enzim papain.
Enzim alami tersebut efektif membantu menguraikan protein pada daging agar teksturnya lebih empuk.
4. Masak perlahan dengan api kecil
Memasak menggunakan api kecil dalam waktu lebih lama membuat daging matang sempurna dan tetap juicy. Sebaliknya, api terlalu besar dapat membuat bagian luar cepat matang sementara bagian dalam masih alot.
Baca juga: Mukomuko lepas puluhan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban
Baca juga: Masjid Al Jannah siap kelola hewan kurban bantuan pemerintah dan presiden
5. Gunakan panci presto untuk hasil cepat
Pressure cooker atau panci presto dapat membantu mempercepat proses memasak sekaligus membuat daging lebih lunak tanpa menghilangkan kadar airnya.
6. Hindari mencuci daging terlalu lama
Membersihkan daging secara berlebihan dapat memengaruhi kualitas dan teksturnya. Cukup cuci seperlunya sebelum mulai diolah.
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026