.....Saya telah menghabiskan tiga botol racun untuk membunuh hama keong tersebut.....
Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Belasan hektare areal persawahan di Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, dalam dua minggu terakhir diserang hama keong emas, akibatnya sebagian besar tanaman padi itu menguning.

"Dari belasan hektare areal persawahan itu, lima hektare di antaranya mengalami rusak parah," kata Bendahara Kelompok Tani Air Lagan Kelurahan Betungan Kota Bengkulu, Syahrin, Sabtu. Ia mengatakan, serangan hama keong emas itu mulai pertama tanaman padi  pada pertengahan Desember 2011, namun tidak begitu dihiraukan karena tanaman padinya belum seluruhnya hidup.

Namun setelah tanaman padi itu hidup dan seharusnya sudah bedaun, ternyata mati demikian juga tanaman padi tetangga sebelah sudah berumur sekitar satu bulan juga diserang keong mas tersebut.Hama keong emas menyerang bagian batang tanaman padi yang berumur muda dan masih lembut dengan cara menggigit, sehingga membuat batang padi patah dan tidak bisa tumbuh subur atau bahkan mati.

"Biasanya hama keong emas menyerang tanaman padi pada pagi dan sore hari saat cuaca masih dingin, bila pada siang hari hama itu cenderung bersembunyi didalam lumpur sawah menghindari cuaca panas," katanya.
Bila serangan hama keong emas itu dibiarkan, maka tanaman padi warga dihamparan tersebut terancam mati dan gagal panen karena batangnya patah tak bisa tumbuh lagi.

"Tanaman padi yang sudah terlanjur diserang hama keong emas terpaksa diganti dengan tanaman baru untuk menghindari kerugian lebih banyak," katanya. Ia sudah menggunakan racun untuk mengatasi serangan hama keong emas itu, disamping diambil satu persatu dikumpulkan dan langsung dibakar, namun akibat jumlahnya terlalu banyak, maka kewalahan untuk mengatasinya.

"Saya telah menghabiskan tiga botol racun keong emas untuk membunuh hama   tersebut. Setiap botol saya beli dengan Rp60.000," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bengkulu Arif Gunawan mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan dari petani tersebut, namun demikian akan menurunkan tim ke lokasi persawahan di Kelurahan Betungan.Tidak hanya di wilayah itu, tidak menutup kemungkinan di areal persawahan warga di wilayah Air Sebakul dalam Kelurahan Sukarami dan Dusun besar juga bisa menjadi sasaran keong mas tersebut, ujarnya. (MHE)




Editor : AWI-SEO&Digital Ads

COPYRIGHT © ANTARA 2026