.....Sebanyak 62 warga yang positif DBD itu tercatat sejak bulan Januari sampai sekarang....
Mukomuko (ANTARA Bengkulu) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan selama tahun 2012 sebanyak 62 orang tercatat positif menderita penyakit demam berdarah dengue, satu orang di antaranya meninggal dunia.

"Sebanyak 62 warga yang positif demam berdarah dengue (DBD) itu tercatat sejak bulan Januari sampai sekarang," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Sabrin, melalui Petugas Monitoring dan Evaluasi Global Fund (GF) Malaria Herlindo, di Mukomuko, Jumat.

Sedangkan wilayah yang terdapat kasus DBD di daerah itu, kata Herlindo, tersebar di 12 dari 15 kecamatan, yakni terbanyak di Kecamatan Kota Mukomuko 16 kasus, Kecamatan Ipuh 11 kasus, Kecamatan Teramangjaya 9 kasus, Airrami 6 kasus, Kecamatan XIV Koto 6 kasus.  Kemudian, di Kecamatan Penarik 5 kasus, Kecamatan Airdikit tepatnya di Desa Dusun Baru V Koto 4 kasus, Pondoksuguh 3 kasus, Sungairumbai, Malin Deman 1 kasus, Malin Deman 1 kasus, Teras Terunjam 1 kasus, dan Air Manjuto 1 kasus.

"Satu orang pasien DBD dari daerah itu yang meninggal dunia merupakan warga Kecamatan Pondoksuguh, namun dia meninggal tidak hanya terserang DBD saja tetapi ada komplikasi dengan penyakit lainnnya," ujar dia.
Sedangkan penanganan kasus DBD di daerah itu, kata dia, sesuai prosedur tetap bagi warga yang positif DBD dirujuk ke RSUD setempat dan RSU M. Yunus Bengkulu, serta melakukan tindakan pencegahan berupa "fogging" fokus di tempat tinggal pasien DBD, guna mencegah penularan penyakit yang sama ke lokasi lain.

Bahkan, kata dia, instansi secara tertulis menyampaikan kepada kecamatan agar diteruskan kepada warga setempat untuk menjaga prilaku hidup bersih mulai dari tempat tinggal masing-masing. "Selain penyuluhan dan sosialisasi juga rutin dilaksanakan oleh 16 puskesmas terkait langkah-langkah melakukan modifikasi lahan pekarangan yang bersih serta cara lain untuk memberantas sarang nyamuk," ujarnya.

Ia menerangkan, jumlah warga setempat yang positif DBD setiap tahun terus bertambah, dari tahun 2010 hanya 13 orang menjadi sebanyak 48 kasus tahun 2011, dan tahun 2012 sekarang ini mencapai 62 kasus. Peningkatan kasus DBD setiap tahun di daerah itu, kata dia, karena warga belum sepenuhnya menerapkan prilaku hidup bersih sekaligus melakukan upaya sendiri untuk memberantas sarang nyamuk di rumah mereka masing-masing.(FTO)


Editor : Ferri Aryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026