Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu akan menyiapkan stok alat perlindungan diri (APD) berupa baju hazmat untuk penanganan COVID-19 di daerah ini.

"Kami akan beli baju hazmat untuk persiapan dinas ini dalam melakukan penanganan COVID-19 di daerah ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Riswandi Dani, di Mukomuko, Sabtu.
 
Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko tahun ini akan mendapatkan anggaran sebesar Rp 100 juta untuk membeli alat perlindungan diri berupa baju hazmat
 
Ia mengatakan, anggaran sebesar Rp100 juta untuk membeli baju hazmat bagi tenaga kesehatan yang tersebar di 17 puskesmas dan RSUD tersebut bersumber dari APBD perubahan tahun ini
 
"Kami mendapat dua kegiatan .di APBD perubahan tahun ini, yakni anggaran untuk membeli baju hazmat dan pemasangan "paving block" di Puskesmas Air Manjuto," ujarnya pula.
 
Kendati demikian, Ia mengatakan, pihaknya sampai sekarang belum bisa memastikan jumlah baju hazmat yang akan dibeli dalam tahun ini, jumlahnya menyesuaikan dengan anggaran dan harga baju hazmat yang dijual oleh pedagang.
 
Sementara itu, pihaknya mengusulkan pembelian baju hazmat karena stok baju hazmat yang ada di instansi ini dan puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan daerah ini semakin menipis.
 
Untuk itu, ia mengatakan, tenaga kesehatan di daerah ini sampai sekarang masih membutuhkan baju hazmat untuk memberikan pelayanan kesehatan dan penanganan COVID-19 di daerah ini.
 
Kemudian, katanya, baju hazmat tersebut untuk petugas di Satgas Penanganan COVID-19 daerah ini dan tenaga kesehatan yang melakukan pemulasaraan dan pemakaman jenazah warga masyarakat setempat yang terjangkit positif COVID-19.
 
Baju hazmat tersebut, katanya, tidak seluruhnya dibagikan kepada sebanyak 17 puskesmas di daerah ini tetapi sebagian alat perlindungan diri tersebut dijadikan stok di instansi ini.



 

Pewarta: Ferri Aryanto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2021