Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan pemerintah provinsi itu siap membantu upaya mengumpulkan koleksi, dokumen, dan sejarah Ibu Negara pertama Fatmawati Soekarno untuk bisa ditempatkan di Museum Fatmawati di Bengkulu.
 
"Pokoknya begini Jawa Timur tentu akan memberseiringi ikhtiar Ikatan Keluarga Jawa Timur (IKJT) di Bengkulu, dari mulai kemungkinan koleksi-koleksinya Ibu Fatma yang diikhlaskan untuk dititipkan di museum Ibu Fatmawati di Bengkulu," kata dia di Bengkulu, Senin.
 
Menurut dia, sudah seharusnya berbagai dokumen dan koleksi Fatmawati Soekarno ditempatkan di satu museum saja, Museum Fatmawati di Provinsi Bengkulu.
 
Ia menjelaskan kalau ada yang ingin mengetahui sejarah Fatmawati Soekarno tinggal berkunjung ke Provinsi Bengkulu dan di tempat itu sudah bisa mendapatkan wawasan yang komprehensif.
 
"Saya 2017 sudah pernah datang ke museum Ibu Fatmawati. Saya pernah usul terkait dengan dokumen-dokumen Ibu Fatmawati harus lebih banyak yang dibawa ke Bengkulu," kata dia.
 
Menurut Khofifah, legasi dari semua aspek tentang Fatmawati Soekarno, baik dalam bentuk dokumen maupun koleksi harus menjadi milik Museum Fatmawati di Bengkulu yang notabene tanah kelahiran Ibu Negara.
 
"Itu tidak boleh diambil oleh museum yang lain, legasi itu harus ada di museum Ibu Fatmawati dan itu ada di Bengkulu. Dulu saya pernah menyampaikan. Saya melihat sekarang dokumentasi yang ada di dalam rasanya tidak bertambah, nah ini tantangan bagi IKJT," kata dia.

Gubernur Khofifah menjelaskan Bengkulu dan Jawa Timur memiliki hubungan yang erat dalam sejarah, Bengkulu tanah kelahiran Ibu Negara Fatmawati Soekarno dan Jawa Timur menjadi tempat dimakamkan Presiden Soekarno.

Selain itu, Jawa Timur yang dahulu merupakan Kerajaan Majapahit, berkibar pertama merah putih ketika Majapahit saat itu mengibarkan, sedangkan Bengkulu tempat dijahit bendera merah putih pertama oleh Fatmawati Soekarno.


Update Berita Antara Bengkulu Lainnya di Google News

Pewarta: Boyke Ledy Watra

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023