Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan penambahan dua lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Jadi untuk KNMP di Mukomuko, kita 2026 mengusulkan kembali dua lokasi yaitu di Desa Pasar Bantal, Kecamatan Teramamg Jaya dan Desa Pasar Ipuh, Kecamatan Ipuh," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Selasa.

Dia menjelaskan, dalam pengusulan penerima program ini, kemarin sudah ada tim survei dari Institut Teknologi Bogor (IPB) yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang melakukan survei ke lokasi tersebut.

Setelah survei tersebut, ada beberapa dokumen disiapkan salah satunya adalah kesesuaian lahan, bahwasanya lokasi KNMP harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Mukomuko.

Kemudian, ada dukungan dari pemerintah daerah, selain itu dan yang tidak kalah penting lokasi tidak masuk kawasan cagar alam.

Terkait Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, kata dia, untuk penerima program KNMP tahun 2025 tahap kedua sesuai dengan usulan dari pemerintah daerah dan sudah ada keputusan kementerin bahwa Kelurahan Koto Jaya dapat dipastikan mendapat program itu.

Kendati demikian, persyaratan yang dibutuhkan belum terpenuhi sepenuhnya, makanya diminta dokumen yang dibutuhkan agar segera dilengkapi.

Dokumen yang dibutuhkan tersebut berkaitan dengan status lahan masih ada perbedaan, di satu sisi Cagar Alam (CA) dan di sisi lain Taman Wisata Alam (TWA), kalau dengan status TWA ada kemungkinan bisa dimanfaatkan.

Berkaitan dengan status lahan untuk KNMP itu, kata dia, surat pertama dikeluarkan oleh BKSDA terkait status lahan masuk kawasan CA, namun dari BPKH Lampung lokasi itu TWA.

Lebih lanjut, ia menegaskan, daerah ini tetap mendapatkan program itu hanya saja daerah ini diminta melengkapi dokumen yang tertinggal, yakni izin dari BKSDA untuk pemanfaatan lahan itu.

Sementara itu, apa saja yang dibangun dalam KNMP sesuai usulan apa yang sudah kementerian buat konsep dan denahnya, kemudian informasi yang didapat kegiatan itu Multi Years tahun jamak dibangun mulai tahun 2025 dan berlanjut tahun 2026.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan KNMP sebesar Rp20 miliar meliputi sarana dan prasarana, seperti prasarana mulai dari tempat perahu mendarat, bongkar muat kapal, bengkel kapal, ada balai pertemuan, dan lain sebagainya. 

 

 

Pewarta: Ferri Aryanto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025